politicanews.id – Wajah ikonik Jakarta tengah bersiap mengalami transformasi besar-besaran yang akan mengubah gaya hidup warga ibu kota. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo membocorkan rencana ambisius untuk menyulap kawasan legendaris Pasar Baru menjadi pusat wisata kuliner yang tidak pernah tidur selama 24 jam penuh.
Langkah revolusioner ini akan menjadi kado spesial bagi warga Jakarta setelah proyek MRT jalur Monas-Harmoni rampung dikerjakan. Pramono ingin menghadirkan atmosfer baru yang dinamis, di mana Pasar Baru akan diposisikan sebagai pusat keramaian atau hub baru yang sejajar dengan popularitas Blok M dan Kelapa Gading.

Menariknya, konsep yang diusung tidak main-main karena Pramono ingin mengadopsi kemeriahan kawasan Myeongdong di Korea Selatan ke jantung Jakarta. Pasar Baru nantinya akan ditata sedemikian rupa agar menjadi destinasi yang memikat, baik bagi penduduk lokal maupun turis mancanegara yang ingin mencicipi ragam kuliner tanpa batas waktu.

Related Post
Transformasi ini ternyata tidak hanya menyasar Pasar Baru saja. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menyiapkan konsep kawasan tematik di beberapa titik strategis lainnya. Glodok akan disulap dengan nuansa kental Pecinan ala Tiongkok, sementara kawasan Kota Tua akan dipoles dengan estetika klasik ala Eropa.
Melalui pengembangan kawasan tematik ini, Pramono ingin membuktikan bahwa Jakarta memiliki banyak titik pusat keramaian yang unik dan beragam. Ia optimis bahwa dengan perencanaan yang matang, Jakarta akan memiliki banyak destinasi wisata kelas dunia yang mampu menyaingi keramaian kawasan Blok M yang sudah melegenda.










Tinggalkan komentar