Politica News – Jakarta – Bagi sebagian wanita, periode menjelang menstruasi seringkali menjadi momen yang penuh tantangan. Selain perubahan fisik seperti kembung dan nyeri payudara, banyak yang mengalami kesulitan fokus, linglung, bahkan ragu dalam mengambil keputusan sederhana. Apa sebenarnya penyebabnya?
Menurut Deepsikha Jain, ahli gizi dan master di bidang nutrisi kesehatan masyarakat global, fluktuasi hormon menjadi biang keladinya. Perubahan hormonal ini, terutama selama fase luteal (sekitar 14 hari terakhir siklus menstruasi), dapat memengaruhi kejernihan kognitif dan kemampuan pengambilan keputusan.

Fase luteal ditandai dengan peningkatan kadar progesteron yang mempersiapkan rahim untuk kehamilan. Namun, jika pembuahan tidak terjadi, kondisi ini dapat memicu berbagai gejala seperti perubahan suasana hati, jerawat, dan tentu saja, masalah fokus.

Related Post
Lebih lanjut, Deepsikha menjelaskan bahwa penurunan kadar estrogen selama fase luteal juga berdampak signifikan. Estrogen yang rendah menyebabkan penurunan dopamin, hormon yang berperan penting dalam menciptakan perasaan bahagia dan fokus. Akibatnya, wanita menjadi lebih sensitif secara emosional, mengalami "kabut otak", dan kesulitan berpikir jernih.
"Hal itu menyebabkan kabut otak, Anda menjadi lebih sensitif secara emosional, fungsi kognitif sangat buruk, dan tidak dapat berpikir jernih. Jadi, kemungkinan besar, perubahan hormonal Anda sebenarnya dapat membuat Anda mengambil keputusan yang salah," tegas Deepsikha.
Oleh karena itu, Deepsikha menyarankan agar wanita tidak mengambil keputusan penting selama fase luteal. Dengan memahami perubahan hormonal yang terjadi, wanita dapat lebih bijak dalam mengelola diri dan menghindari keputusan yang kurang tepat.








Tinggalkan komentar