Politica News – Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK), menekankan pentingnya Idul Fitri sebagai momentum krusial untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa melalui jalinan silaturahmi yang erat. Seruan ini disampaikan usai JK menunaikan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Masjid Agung Al Azhar, Jakarta, Sabtu (11/4/2026).
JK mengajak seluruh umat Islam untuk menjadikan hari raya ini sebagai sarana memperkuat hubungan sosial dan kebangsaan. "Kesempatan bagi kita semua, terutama umat Islam, untuk menjaga persatuan, mempererat silaturahmi, dan bersama-sama membangun bangsa dan negara," tegas JK.

Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran dan kondusifitas perayaan Idul Fitri di Indonesia, khususnya di Jakarta yang didukung cuaca cerah. "Alhamdulillah, meski sebelumnya diprediksi hujan, ternyata tidak. Hanya sedikit gerimis semalam. Ini menjadi berkah bagi kita semua," ujarnya.

Related Post
Dalam kesempatan tersebut, JK menyoroti kondisi di beberapa negara Islam, terutama di Timur Tengah, yang tengah dilanda berbagai masalah. Menurutnya, situasi ini menjadi pengingat betapa pentingnya menjaga kerukunan di dalam negeri. "Kita di Indonesia harus menjaga persatuan ini. Kita juga mendukung dan mendoakan saudara-saudara kita di negara lain agar dapat bersatu kembali," pesannya.
JK berharap, momentum Idul Fitri tahun ini dapat memperkuat semangat kebersamaan dan solidaritas, baik di tingkat nasional maupun global.
Shalat Idul Fitri di Lapangan Masjid Agung Al Azhar juga dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk putra Presiden Prabowo Subianto, Didit Prabowo, mantan Menko Polhukam Mahfud MD, mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie. Kehadiran mereka mencerminkan suasana keakraban dan silaturahmi yang kental di hari Lebaran. Informasi ini dilansir dari politicanews.id.










Tinggalkan komentar