Politica News – Sekretaris Jenderal Peradi Bersatu, Ade Darmawan, menanggapi spekulasi mengenai "baju biru" yang dikaitkan dengan isu ijazah palsu Presiden Joko Widodo. Ia menegaskan bahwa istilah tersebut tidak merujuk pada partai politik tertentu.
Ade menyampaikan permohonan maaf jika ada pihak, termasuk partai politik, yang merasa tersinggung dengan isu ini. "Mengenai ‘baju biru’, saya sendiri memakainya, dan itu tidak spesifik pada satu partai. Jika ada yang tersinggung, saya mohon maaf," ujarnya dalam sebuah program di iNews, Kamis (7/8/2025).

Menurut Ade, narasi yang dibangun bertujuan untuk merespons berbagai isu yang berkembang di media sosial, bukan untuk menyerang pihak tertentu. "Tujuan kami membuat narasi ini adalah untuk melihat dari pasal-pasal yang beredar di media sosial. Memang ada indikasi orkestrasi, tetapi kami tidak bisa memastikan bahwa itu berasal dari partai tertentu," jelasnya. Pernyataan ini sekaligus menepis anggapan bahwa isu ini ditujukan untuk menyerang partai politik tertentu, melainkan lebih fokus pada individu yang bersangkutan.

Related Post










Tinggalkan komentar