ISPA Mengintai? Redakan Gejala Awal di Rumah!

ISPA Mengintai? Redakan Gejala Awal di Rumah!

Politica News – Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, Prof. Tjandra Yoga Aditama, memberikan panduan praktis mengenai penanganan awal Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Menurutnya, sebagian besar gejala ISPA ringan, terutama yang menyerang saluran napas atas (hidung hingga tenggorokan), dapat diredakan secara mandiri di rumah. Gejala seperti tenggorokan kering, suara serak, dan batuk-batuk ringan, seringkali tidak memerlukan intervensi medis segera.

Prof. Tjandra menekankan pentingnya menjaga hidrasi tubuh saat mengalami gejala ISPA. "Pada dasarnya, sebagian besar memang bisa ditangani di rumah, (dengan) istirahat, minum air hangat," ujarnya kepada politicanews.id, Jumat. Ia menambahkan, konsumsi air yang banyak membantu menjaga kelembaban saluran pernapasan. Selain itu, menghirup uap air tanpa tambahan obat juga dapat memberikan efek melegakan.

 ISPA Mengintai? Redakan Gejala Awal di Rumah!
Gambar Istimewa : img.antaranews.com

Penggunaan obat penurun panas dan pereda batuk diperbolehkan untuk meredakan gejala yang mengganggu. Namun, Prof. Tjandra mengingatkan masyarakat untuk tidak sembarangan mengonsumsi antibiotik atau antivirus tanpa resep dokter. Konsultasi dengan tenaga medis sangat penting untuk memastikan penanganan yang tepat dan menghindari resistensi antibiotik.

COLLABMEDIANET

Lebih lanjut, Prof. Tjandra menggarisbawahi pentingnya mewaspadai perkembangan gejala ISPA. Jika keluhan tidak membaik setelah tiga hari, disertai penurunan daya tahan tubuh, atau muncul tanda-tanda sesak napas, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. "Kalau keluhannya sudah sampai ke bawah, ke paru-paru, batuknya dalam, ada nyeri dada, sesak napas, apalagi napasnya jadi cepat, nah itu bisa diduga mengarah ke arah pneumonia, dan berobat lah segera ke pusat kesehatan terdekat," jelasnya.

Perubahan cuaca ekstrem, seperti cuaca panas atau perubahan suhu mendadak, dapat meningkatkan risiko ISPA. Oleh karena itu, Prof. Tjandra mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, istirahat yang cukup, dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Langkah-langkah preventif ini sangat penting untuk menghindari masalah kesehatan, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar