Politica News – Amerika Serikat dan sejumlah negara Teluk, termasuk Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Bahrain, kompak mengecam keras aksi balasan Iran baru-baru ini. Mereka menyebut tindakan tersebut sebagai "eskalasi berbahaya" yang mengancam stabilitas kawasan. Kecaman ini muncul dalam pernyataan bersama yang didukung oleh otoritas dari AS, Bahrain, Yordania, Kuwait, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.
Pernyataan yang dirilis oleh Departemen Luar Negeri AS itu dengan tegas menyatakan bahwa tindakan Iran melanggar kedaulatan negara-negara lain dan berpotensi mengacaukan keamanan regional. "Penargetan warga sipil dan negara-negara yang tidak terlibat dalam konflik adalah tindakan ceroboh dan destabilisasi," bunyi pernyataan tersebut.

Negara-negara tersebut juga mengutuk serangan itu sebagai tindakan yang tidak dapat dibenarkan. Mereka menegaskan solidaritas dalam membela warga negara, kedaulatan, dan wilayah masing-masing. "Kami menegaskan kembali hak kami untuk membela diri dalam menghadapi serangan-serangan ini," tegas Departemen Luar Negeri AS.

Related Post
Lebih lanjut, pernyataan tersebut menekankan komitmen terhadap keamanan kawasan dan mengapresiasi kerja sama pertahanan udara dan rudal yang efektif. Kerja sama ini dinilai telah mencegah jatuhnya korban jiwa dan kerusakan yang lebih besar. Reaksi keras dari AS dan sekutunya ini semakin mempertegas ketegangan yang meningkat di Timur Tengah pasca serangan balasan Iran.










Tinggalkan komentar