Harga Minyak AS Melonjak Drastis Usai Drama Timur Tengah

Harga Minyak AS Melonjak Drastis Usai Drama Timur Tengah

politicanews.id – Pasar minyak dunia kembali bergejolak. Harga minyak mentah Amerika Serikat melonjak tajam pada Selasa malam setelah Komando Pusat AS atau CENTCOM mengumumkan keberhasilan mencegat serangan rudal Iran di kawasan Timur Tengah. Insiden ini sontak memicu kekhawatiran baru di tengah upaya stabilisasi harga komoditas energi global.

Minyak mentah West Texas Intermediate WTI untuk pengiriman September sempat meroket lebih dari 5 persen mencapai level 83,30 dolar AS per barel. Meskipun kemudian sedikit terkoreksi dan mengakhiri perdagangan dengan kenaikan sekitar 3 persen, lonjakan ini menandai respons cepat pasar terhadap ketegangan geopolitik yang memanas.

Harga Minyak AS Melonjak Drastis Usai Drama Timur Tengah
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Melalui platform X CENTCOM menjelaskan detail insiden tersebut. Mereka menyebutkan pasukan Korps Garda Revolusi Islam IRGC meluncurkan sejumlah rudal balistik dari Iran. Rudal-rudal itu ditujukan untuk menyerang pasukan AS yang ditempatkan di Timur Tengah. Namun CENTCOM menegaskan semua rudal Iran berhasil digagalkan tanpa menimbulkan kerusakan. Kini pasukan AS dilaporkan tetap dalam kondisi siaga tinggi.

COLLABMEDIANET

Sebelumnya harga minyak WTI dan Brent sempat mengalami tekanan signifikan. Keduanya bahkan anjlok lebih dari 4 persen pada penutupan perdagangan Selasa. Periode tenang dalam ketegangan antara AS dan Iran serta optimisme akan dimulainya kembali negosiasi bilateral dan pembukaan Selat Hormuz sempat memicu sentimen positif di pasar. Hal ini menyebabkan harga minyak terus menurun dalam beberapa sesi terakhir.

Namun analis pasar dari platform perdagangan Tradu Nikos Tzabouras memperingatkan. Faktor risiko geopolitik berpotensi kembali mendominasi dinamika harga minyak. Menurutnya premi risiko dapat melonjak kembali dengan cepat mendorong harga minyak di atas 100 dolar AS per barel jika ketegangan di Timur Tengah terus memanas.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar