Politica News – Pendaftaran nominasi untuk Zayed Award for Human Fraternity (Penghargaan Zayed untuk Persaudaraan Manusia) 2027 resmi dibuka. Penghargaan prestisius ini mencari individu, lembaga, atau organisasi yang berjasa besar dalam memperkokoh persaudaraan umat manusia di seluruh dunia.
Konselor Mohamed Abdel Salam, Sekretaris Jenderal Zayed Award for Human Fraternity, menyatakan bahwa pembukaan nominasi edisi kedelapan ini adalah wujud komitmen berkelanjutan untuk menyoroti dan mengapresiasi upaya kemanusiaan yang luar biasa. Upaya-upaya ini dinilai berkontribusi signifikan dalam melayani kemanusiaan dan mempromosikan nilai-nilai persaudaraan di kancah global.

Penghargaan ini, yang diberikan setiap tahun, ditujukan bagi mereka yang aktif memupuk persaudaraan, mendukung dialog antarperbedaan, serta mempromosikan toleransi dan solidaritas. Nilai-nilai yang dijunjung tinggi dalam penghargaan ini terinspirasi dari Dokumen Persaudaraan Manusia yang bersejarah, ditandatangani oleh Grand Syekh Al Azhar Ahmed Al-Tayeb dan mendiang Paus Fransiskus. Penghargaan ini juga merupakan penghormatan terhadap warisan Syekh Zayed bin Sultan Al Nahyan, yang gigih memperjuangkan nilai-nilai persaudaraan, penghormatan terhadap martabat manusia, dan bantuan tanpa memandang perbedaan agama, gender, ras, atau kebangsaan.

Related Post
Proses pendaftaran nominasi dapat dilakukan melalui situs resmi zayedaward.org hingga 1 Oktober 2026. Abdel Salam berharap akan menerima banyak nominasi berkualitas dari individu dan lembaga yang berkontribusi nyata dalam memperkuat nilai-nilai persaudaraan di seluruh dunia.
Penerima penghargaan bergengsi ini akan menerima hadiah sebesar 1 juta dolar AS. Hadiah ini pertama kali diumumkan setelah pertemuan bersejarah antara Grand Syekh Al Azhar dan mendiang Paus Fransiskus di Abu Dhabi pada tahun 2019. Sejak saat itu, penghargaan ini telah diberikan kepada 20 individu dan organisasi dari 20 negara atas kontribusi mereka di berbagai bidang kemanusiaan, termasuk kesehatan, pendidikan, keberlanjutan, dukungan pengungsi, pengembangan masyarakat, penyediaan makanan bagi korban krisis, pemberdayaan pemuda dan perempuan, dan banyak lagi.
Dua organisasi Islam terbesar di Indonesia, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU), pernah meraih penghargaan Zayed Award pada tahun 2024 atas peran mereka dalam mempromosikan perdamaian dan solidaritas internasional di tingkat akar rumput. Informasi lebih lanjut mengenai penghargaan ini dapat diakses melalui politicanews.id.








Tinggalkan komentar