Gunung Dukono Kembali Mengeluarkan Asap Tebal

Gunung Dukono Kembali Mengeluarkan Asap Tebal

politicanews.id – Kawah Gunung Dukono di Halmahera Utara kembali menunjukkan aktivitasnya dengan menyemburkan asap putih pekat yang membubung tinggi ke langit. Berdasarkan laporan terbaru, kolom asap tersebut terpantau mencapai ketinggian antara 1.000 hingga 1.100 meter pada Sabtu pagi. Fenomena ini sempat memicu perhatian warga sekitar karena visual asap yang terlihat sangat jelas dari kejauhan.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono, Bambang Sugiono, menegaskan bahwa fenomena ini bukanlah sebuah letusan besar melainkan aktivitas rutin kawah. Meskipun asap terlihat masif, hal tersebut merupakan bagian dari pola harian gunung yang mengeluarkan gas dengan tekanan lemah hingga sedang. Saat ini, arah semburan asap cenderung bergerak menuju wilayah barat hingga barat daya.

Gunung Dukono Kembali Mengeluarkan Asap Tebal
Gambar Istimewa : img.antaranews.com

Meski intensitas gempa letusan dilaporkan mulai mengalami penurunan secara seismik, kewaspadaan masyarakat tidak boleh kendur. Gunung Dukono saat ini masih menyandang status Level II atau Waspada. Selain itu, sebaran debu vulanik tipis masih kerap terlihat melayang di udara, yang arahnya sangat bergantung pada kecepatan dan hembusan angin di lokasi tersebut.

COLLABMEDIANET

Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara sendiri masih memberlakukan larangan keras bagi siapa pun untuk melakukan pendakian. Kebijakan ini diambil menyusul tragedi memilukan pada awal Mei lalu yang merenggut nyawa tiga pendaki akibat terkena material vulkanik. Hingga saat ini, jalur pendakian masih ditutup total demi keamanan.

Masyarakat dan wisatawan sangat dilarang untuk mendekati area Kawah Malupang Warirang dalam radius empat kilometer. Mengingat risiko hujan abu vulkanik yang bisa terjadi sewaktu-waktu secara periodik, warga diimbau untuk selalu menyiapkan masker atau penutup hidung guna melindungi sistem pernapasan dari paparan debu berbahaya.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar