Gebrakan Baru Indonesia di UNESCO Demi Sains

Gebrakan Baru Indonesia di UNESCO Demi Sains

politicanews.id – Langkah berani diambil Indonesia dalam kancah internasional melalui forum Sidang ke-225 Dewan Eksekutif UNESCO di Paris Prancis. Indonesia secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap gagasan sains terbuka atau open science yang tengah digelorakan oleh lembaga dunia tersebut. Kebijakan ini dinilai menjadi kunci utama dalam mempercepat kolaborasi pendidikan dan keterbukaan ilmu pengetahuan di seluruh dunia.

Namun dukungan ini bukan tanpa catatan kritis. Wakil Delegasi Tetap RI untuk UNESCO Igak Satrya Wibawa menegaskan bahwa keterbukaan informasi ilmiah tidak boleh dilakukan secara membabi buta. Menurutnya sains terbuka bukan sekadar ajang adu cepat dalam memproduksi data sebanyak mungkin. Fokus utamanya haruslah pada peningkatan kualitas serta integritas riset agar hasil penelitian tersebut benar-benar memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat luas.

Gebrakan Baru Indonesia di UNESCO Demi Sains
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Satrya juga memberikan peringatan keras agar kebijakan global ini tetap menjunjung tinggi perlindungan data pribadi serta hak kekayaan intelektual. Indonesia menekankan bahwa implementasi sains terbuka wajib menghormati regulasi nasional dan keamanan penelitian di setiap negara. Selain itu ia mengingatkan agar sistem pemantauan internasional tidak justru menjadi beban administratif baru bagi negara-negara berkembang yang memiliki keterbatasan infrastruktur.

COLLABMEDIANET

Di sisi lain Indonesia juga menyelaraskan langkah ini dengan penguatan tata kelola riset domestik melalui kerangka Satu Data Indonesia. Hal ini menunjukkan kesiapan nasional dalam menghadapi standar data global yang lebih transparan dan akuntabel.

Tak hanya soal sains Indonesia turut menyuarakan komitmen terhadap ketahanan sistem pendidikan global sesuai target SDG-4. Melalui program peningkatan kompetensi atau upskilling bagi para guru kejuruan dan instruktur vokasi Indonesia berupaya memastikan tenaga pendidik tetap relevan dengan perkembangan teknologi industri. Indonesia berharap UNESCO dapat memberikan dukungan konkret yang sesuai dengan kapasitas masing-masing negara agar akses pengetahuan menjadi lebih adil bagi semua orang.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar