Politica News – Tim penyelamat dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur (Gulkarmat Jaktim) bergerak cepat mengevakuasi warga terdampak banjir di RW 04, Cipinang Melayu, Makasar. Prioritas utama adalah menyelamatkan kelompok rentan, termasuk lansia dan bayi yang terjebak di tengah genangan air.
Andi, Kepala Regu Tim Rescue Gulkarmat Jakarta Timur, mengungkapkan bahwa timnya menerima laporan darurat mengenai warga yang membutuhkan pertolongan akibat banjir yang melanda kawasan tersebut. "Kami mengevakuasi sekitar 12 orang warga di Cipinang Muara, termasuk lansia dan bayi," ujarnya di lokasi kejadian, Minggu (08/03/2026).

Proses evakuasi berlangsung dramatis dengan delapan personel diterjunkan, dilengkapi peralatan lengkap dan perahu karet. Tim harus berjuang menembus akses jalan sempit dan menyeberangi arus kali yang deras untuk mencapai lokasi permukiman warga.

Related Post
"Untuk akses jalan, cukup sempit dan harus menyeberangi kali. Jadi, pada saat itu tim mengeluarkan cukup banyak peralatan untuk mencapai lokasi kejadian," jelas Andi.
Kesulitan bertambah karena arus air yang kuat, memaksa tim penyelamat bekerja ekstra hati-hati, terutama saat mengevakuasi bayi dan lansia. Namun, berkat kesigapan dan profesionalisme tim, seluruh warga berhasil dievakuasi dengan selamat ke posko pengungsian yang didirikan BPBD di depan pos RW.
Banjir di Cipinang Melayu disebabkan oleh luapan Kali Sunter dan curah hujan tinggi sejak Sabtu malam (07/03/2026). Ketinggian air mencapai 1,5 meter, bahkan mendekati 2 meter di beberapa titik bantaran kali. Sedikitnya enam RT di RW 04 terdampak genangan air dengan ketinggian bervariasi.
Andi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir, terutama saat curah hujan tinggi. Pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi dan siap siaga memberikan bantuan jika dibutuhkan. Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan situasi banjir dapat diakses melalui politicanews.id.










Tinggalkan komentar