politicanews.id – Bisnis tidak melulu soal mengejar angka keuntungan semata namun juga mampu membawa perubahan nyata bagi kehidupan sosial masyarakat. Hal ini dibuktikan oleh sejumlah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang mendapatkan pembinaan dari PT Pertamina (Persero) karena terbukti mampu menciptakan dampak sosial yang luas mulai dari pelestarian budaya hingga pemberdayaan kelompok rentan
Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengungkapkan bahwa pengembangan UMKM merupakan strategi perusahaan untuk memicu pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Menurutnya dukungan yang diberikan tidak hanya fokus pada peningkatan kapasitas bisnis saja tetapi juga pada penciptaan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar

Salah satu contoh sukses adalah Adhimas Batik di Klaten yang telah beroperasi selama tiga dekade. Usaha ini tidak hanya memproduksi kain batik tulis tetapi juga melakukan inovasi motif pada berbagai produk seperti payung hingga tumbler. Menariknya usaha ini melibatkan masyarakat sekitar termasuk penyandang disabilitas wicara dalam proses produksinya. Berkat pendampingan Pertamina sejak 2013 Adhimas Batik kini mampu menembus pasar internasional melalui berbagai pameran bergengsi

Related Post
Di Yogyakarta terdapat Joglo Ayu Tenan yang mengusung konsep kreatif untuk kesejahteraan mental. Ruang kreatif ini menjadi wadah kolaborasi bagi perempuan penyandang disabilitas dan komunitas kreatif lainnya. Sejak dibina oleh Pertamina pada 2018 bisnis ini berhasil memperluas jejaring hingga menembus pasar ekspor utama seperti Jepang
Selain itu ada Kraton Leather yang fokus pada kerajinan kulit di Yogyakarta. Melalui pola kemitraan yang diterapkan pemiliknya usaha ini tidak hanya memberikan penghasilan bagi puluhan perajin lokal tetapi juga melakukan transfer ilmu agar para perajin bisa menjadi pengusaha mandiri. Dukungan promosi dari Pertamina sejak 2021 telah membuat produk kulit ini semakin dikenal luas oleh mitra usaha
Baron menegaskan bahwa para mitra binaan ini membuktikan bahwa UMKM memiliki peran krusial sebagai sarana pelestarian budaya sekaligus mesin pencipta lapangan kerja yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat








Tinggalkan komentar