BSI Ubah Pesantren Jadi Pusat Ekonomi Baru

BSI Ubah Pesantren Jadi Pusat Ekonomi Baru

politicanews.id – PT Bank Syariah Indonesia Tbk BSI kini semakin gencar mengukuhkan perannya dalam memajukan otonomi finansial umat. Fokus utama mereka adalah memperluas pemahaman, jangkauan, serta lingkungan keuangan syariah di seluruh pesantren Indonesia. Langkah strategis ini bertujuan menjadikan pesantren tidak hanya sebagai pusat pendidikan agama, tetapi juga lokomotif penggerak ekonomi masyarakat.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menegaskan komitmen perseroan untuk mendorong pesantren agar berkembang pesat dan mandiri secara ekonomi. BSI secara konsisten mengintensifkan jangkauan layanan keuangan syariah di berbagai pondok pesantren di penjuru negeri. Saat ini, BSI telah dipercaya menjadi mitra pengelolaan layanan finansial di lebih dari 14 ribu pesantren skala nasional. Angka ini mencakup sekitar 23,9 persen pesantren yang berlokasi di Jawa Timur, sebuah wilayah yang dikenal sebagai salah satu basis pesantren terbesar di Tanah Air.

BSI Ubah Pesantren Jadi Pusat Ekonomi Baru
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Untuk mewujudkan visi tersebut, BSI menyediakan kemudahan layanan terintegrasi. Ini termasuk solusi pengelolaan kas yang canggih untuk mendukung tata kelola administrasi lembaga, kehadiran BSI Agen yang efektif menggerakkan roda ekonomi lokal, serta memaksimalkan platform digital BYOND by BSI sebagai aplikasi mobile banking utama bagi seluruh warga pesantren. Anggoro berharap, melalui penguatan layanan perbankan digital ini, pesantren mampu bertransformasi menjadi sentra penggerak ekonomi masyarakat sekaligus menjadi motor percepatan pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah nasional.

COLLABMEDIANET

Selain itu, komitmen BSI juga tercermin melalui sinergi erat dengan Nahdlatul Ulama NU. BSI menorehkan sejarah penting sebagai institusi pertama yang diterima secara resmi oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama PBNU terpilih masa khidmat 2026-2031 KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, pada hari pertama kerjanya di Kantor PBNU Jakarta. Audiensi strategis yang dilakukan oleh Direktur Utama BSI dan Komisaris Utama BSI Muhadjir Effendy ini menjadi bukti nyata upaya perseroan dalam memantapkan kolaborasi dengan NU.

NU, sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia, dinilai memiliki kontribusi vital dalam menghadirkan ide-ide inovatif yang mampu mendorong kemajuan umat serta pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu, kolaborasi antara BSI dan NU diarahkan pada pemantapan ekosistem institusional, pemberdayaan ekonomi umat, serta penguatan ekosistem pesantren secara menyeluruh.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar