politicanews.id – Dua srikandi tim nasional Indonesia, Estella Loupatty dan Isabelle Nottet, dipastikan bakal meramaikan panggung Liga Putri Indonesia 2026/27. Kehadiran mereka menjadi sorotan utama, Estella akan memperkuat Dewa United sementara Isabelle berlabuh ke Persikad Depok, menandai kembalinya kompetisi sepak bola wanita Tanah Air setelah tujuh tahun vakum.
Kabar gembira ini disampaikan langsung oleh Anggota Komite Eksekutif PSSI, Vivin Cahyani Sungkono, dalam sebuah kesempatan di Jakarta. Vivin menegaskan bahwa kedua pemain diaspora tersebut akan menjadi bagian penting dari edisi perdana Liga Putri yang kembali bergulir.

Dewa United dan Persikad Depok merupakan dua dari enam kontestan yang akan bersaing memperebutkan gelar juara. Empat klub lainnya yang siap unjuk gigi adalah Persija Jakarta, Persita Tangerang, FC Bekasi City, dan Garudayaksa FC. Musim ini, setiap tim diwajibkan mengikutsertakan pemain timnas putri Indonesia, serta diberi keleluasaan untuk merekrut hingga empat pemain asing. Menariknya, Estella dan Isabelle, yang memiliki status diaspora, akan dihitung sebagai kuota pemain asing dalam regulasi kompetisi kali ini.

Related Post
Vivin juga menjelaskan mengapa hanya dua pemain diaspora yang bergabung di awal. Menurutnya, banyak pemain diaspora lain masih terikat kontrak dengan klub di luar negeri dan memilih untuk melihat perkembangan liga di tahun pertamanya. "Mereka mungkin masih ingin menunggu dan melihat apakah liga ini benar-benar berjalan baik. Tidak masalah, karena mereka punya pilihan," ujar Vivin. Ia optimis, jika kompetisi berjalan lancar dengan jadwal dan pertandingan yang berkualitas, lebih banyak pemain diaspora akan tertarik untuk bergabung di musim-musim berikutnya.
Terkait hadiah bagi para juara, CEO Liga Putri Indonesia, Teddy Tjahjono, masih enggan membeberkan detailnya. "Nanti akan diumumkan," singkat Teddy.
Format kompetisi Liga Putri Indonesia musim 2026-2027 akan menggunakan sistem triple round-robin yang terpusat di Jakarta. Setiap klub dijamin bermain minimal 15 kali dalam satu musim, mengusung konsep festival olahraga. Setelah babak reguler, empat klub teratas akan melaju ke babak semifinal, yang kemudian akan dilanjutkan dengan partai final untuk menentukan sang juara.
Antusiasme semakin memuncak menjelang kick-off pada 17 Oktober mendatang. Pertandingan pembuka yang dinanti-nanti akan mempertemukan Persita Tangerang melawan Persija Jakarta di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan, menandai era baru bagi sepak bola putri Indonesia.








Tinggalkan komentar