politicanews.id – Duka menyelimuti perairan Laut Jawa setelah insiden nahas menimpa KMP Virgo Transport 8 pada Minggu lalu. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dengan sigap memerintahkan seluruh jajaran serta pihak terkait untuk memfokuskan segala upaya pada operasi pencarian evakuasi dan pendataan korban kapal yang mengalami kecelakaan tersebut. "Prioritas utama kami saat ini adalah menemukan dan menyelamatkan sebanyak mungkin penumpang serta awak KMP Virgo Transport 8" tegas Menhub di Jakarta.
Menhub Dudy Purwagandhi menyampaikan rasa duka cita yang teramat dalam atas musibah ini. Ia mendoakan agar para korban meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Bagi para korban yang berhasil selamat Menhub berharap mereka dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti sedia kala setelah mendapatkan penanganan optimal dari tim gabungan. "Atas nama pemerintah kami merasakan keprihatinan mendalam. Semoga korban yang berpulang diterima di sisi-Nya dan yang selamat segera bangkit" ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya penanganan maksimal bagi setiap penumpang yang berhasil ditemukan.

KMP Virgo Transport 8 yang dinakhodai oleh Kapten Arief Yunianto diketahui berlayar dari Pelabuhan Surabaya menuju Pelabuhan Banjarmasin pada 12 September 2026 pukul 06.52 WIB. Berdasarkan daftar penumpang resmi kapal tersebut mengangkut total 243 orang. Hingga Minggu sore tim Basarnas telah berhasil mengevakuasi 107 korban dalam keadaan selamat dan menemukan 6 korban meninggal dunia. Namun sebanyak 136 penumpang lainnya masih dalam upaya pencarian intensif.

Related Post
Mengenai penyebab pasti kecelakaan Menhub menyerahkan sepenuhnya proses investigasi kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi KNKT. Ia meminta semua pihak untuk menahan diri dan memberikan kesempatan kepada KNKT untuk bekerja secara profesional independen dan berdasarkan fakta di lapangan. "Kami tidak akan berspekulasi mengenai hasil investigasi KNKT. Harapannya penyebab insiden ini dapat terungkap jelas dan menjadi pelajaran berharga untuk peningkatan keselamatan pelayaran di masa mendatang" tutur Menhub.
Apresiasi tinggi disampaikan Menhub kepada Basarnas TNI Polri Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tenaga kesehatan operator kapal serta seluruh elemen yang bahu-membahu dalam operasi kemanusiaan ini. Kementerian Perhubungan juga telah mendirikan Pusat Komando Terpadu di Pelabuhan Trisakti berkat dukungan Pelindo guna memperlancar koordinasi penyelamatan dan pendataan. Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga diimbau untuk segera melaporkan informasi tersebut kepada petugas di posko.










Tinggalkan komentar