politicanews.id – Kabar mengejutkan datang dari kancah industri bahan kimia global. Flexsys perusahaan terkemuka spesialis aditif ban mengumumkan penyesuaian harga signifikan untuk semua varian dan kemasan Sulfur Tak Larut. Kenaikan ini dipatok hingga 20 persen dan akan mulai berlaku efektif pada atau setelah 15 September 2026 atau sesuai kesepakatan kontrak yang telah ada. Pemicu utama lonjakan harga ini tak lain adalah eskalasi biaya operasional yang terus meningkat akibat situasi geopolitik yang masih bergejolak di Timur Tengah.
Langkah strategis Flexsys ini diperkirakan akan memberikan dampak berantai pada rantai pasok global terutama bagi produsen ban di seluruh dunia. Sebagai pemain kunci dalam inovasi bahan kimia khusus dan teknologi material Flexsys memegang peranan vital dalam membantu perusahaan ban meningkatkan performa produk dan efisiensi produksi. Mereka juga berkomitmen kuat untuk mendorong keberlanjutan melalui berbagai inovasi yang dikembangkan.

Berpusat di Akron Ohio Amerika Serikat Flexsys memiliki jejak manufaktur yang luas mencakup Amerika Utara Amerika Selatan Eropa hingga Asia. Tim global mereka berdedikasi penuh untuk mendukung kesuksesan para pelanggan di berbagai belahan dunia. Kenaikan harga ini menjadi cerminan nyata dari tantangan ekonomi global yang dihadapi berbagai sektor industri saat ini.

Related Post










Tinggalkan komentar