politicanews.id – Sebuah gebrakan finansial besar terjadi di sektor otomotif nasional PT Sarana Multi Infrastruktur Persero atau PT SMI baru saja mengucurkan pembiayaan fantastis senilai hingga 152 triliun rupiah Proyek Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor BPLJSKB di Bekasi Jawa Barat menjadi sasaran suntikan dana jumbo ini.
Fasilitas pendanaan tersebut disalurkan kepada PT Indonesia International Automotive Proving Ground PT IIAPG melalui skema syariah Musyarakah Mutanaqisah MMQ Langkah ini bertujuan untuk membiayai ulang fasilitas proving ground yang esensial dalam mendukung pengujian serta pemenuhan standar kelaikan kendaraan bermotor.

Direktur Utama PT SMI Reynaldi Hermansjah menjelaskan bahwa pembiayaan ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaannya dalam menyediakan beragam alternatif pendanaan termasuk yang berlandaskan prinsip syariah Skema MMQ sendiri merupakan model pembiayaan syariah yang melibatkan kepemilikan aset secara bersama di mana porsi kepemilikan akan dialihkan secara bertahap kepada nasabah.
"Melalui fasilitas MMQ ini kami memastikan keberlanjutan pendanaan proyek proving ground di Bekasi sekaligus menjaga kesinambungan layanan infrastruktur yang telah terbangun melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha KPBU" ungkap Reynaldi.
Sebagai bagian integral dari infrastruktur transportasi darat fasilitas proving ground BPLJSKB memegang peran krusial dalam menunjang proses pengujian kendaraan bermotor Hal ini untuk menjamin aspek kelaikan dan keselamatan sebelum kendaraan diizinkan beroperasi di jalan raya Kehadiran fasilitas ini secara signifikan memperkuat ekosistem pengujian kendaraan bermotor dan berkontribusi pada tersedianya layanan transportasi darat yang lebih aman bagi masyarakat.
"Kami berharap fasilitas ini dapat memberikan keluwesan finansial bagi PT IIAPG dalam mengelola proyek secara berkesinambungan sehingga manfaat dari infrastruktur yang telah tersedia dapat terus dirasakan oleh publik" tambah Reynaldi.
Ke depan PT SMI berkomitmen untuk terus menggalakkan diversifikasi sektor memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan literasi mengenai instrumen keuangan syariah Upaya ini diharapkan mampu mengukuhkan ekosistem pembiayaan syariah di Indonesia.
Tinggalkan Balasan