politicanews.id – Jakarta kini menjadi saksi bisu sebuah perhelatan budaya yang memukau Pameran Malangan A Legacy That Refuses to Vanish resmi dibuka di Museum Seni Rupa dan Keramik Jakarta Pameran ini bukan sekadar pajangan foto biasa melainkan sebuah riset visual mendalam yang menyingkap jejak 12 komunitas aktif pelestari tradisi Wayang Topeng Malangan dari jantung Jawa Timur Malang
Pengunjung diajak menyelami kekayaan budaya yang tak lekang oleh waktu melalui lensa kamera Para seniman fotografi berhasil menangkap esensi dan semangat para penjaga tradisi Wayang Topeng Malangan sebuah warisan leluhur yang terus berdenyut di tengah gempuran modernisasi Setiap potret mengisahkan dedikasi dan perjuangan mereka dalam menjaga warisan nenek moyang

Pameran yang berlangsung sejak 3 September hingga 4 Oktober 2026 ini menawarkan perspektif baru tentang bagaimana sebuah seni pertunjukan tradisional tetap relevan dan dihargai Masyarakat dapat menyaksikan sendiri dedikasi para seniman dan komunitas dalam melestarikan identitas budaya bangsa di tengah arus globalisasi

Related Post
Melalui karya-karya yang dipamerkan pengunjung dapat merasakan aura magis dari topeng-topeng yang penuh makna serta memahami filosofi di balik setiap gerakan tari Wayang Topeng Malangan Pameran ini menjadi pengingat pentingnya menjaga dan merayakan keberagaman budaya Indonesia agar tidak lekang oleh waktu dan terus menginspirasi generasi mendatang










Tinggalkan komentar