politicanews.id – Perdana Menteri Inggris Andy Burnham dikabarkan siap membuat gebrakan besar yang akan mengguncang lanskap ekonomi negaranya. Pada tanggal 1 September mendatang, Burnham dijadwalkan untuk membeberkan rencana ambisius pemerintah dalam mengambil alih sejumlah perusahaan strategis. Langkah ini diprediksi akan menjadi salah satu kebijakan paling berani dalam sejarah modern Inggris.
Informasi yang beredar luas, termasuk laporan dari The Guardian yang mengutip sumber-sumber terpercaya, menyebutkan bahwa pengumuman ini akan dilakukan tak lama setelah Parlemen Inggris kembali bersidang pada Selasa, mengakhiri masa reses musim panas. Momen ini juga akan menandai pidato perdana Burnham di Majelis Rendah, setelah ia resmi menggantikan Keir Starmer sebagai pemimpin pemerintahan.

Dalam pidatonya nanti, Burnham diperkirakan akan menegaskan kembali komitmennya terhadap agenda nasionalisasi. Ia akan meyakinkan anggota parlemen bahwa kebijakan ini merupakan satu-satunya jalan efektif untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi yang lesu. Jajaran kabinetnya pun kini tengah merampungkan draf undang-undang yang akan memuluskan proses pengalihan kepemilikan.

Related Post
Beberapa target utama yang disebut-sebut akan menjadi milik negara adalah Thames Water, perusahaan utilitas air terbesar di Inggris, serta sejumlah penyedia layanan publik lainnya yang kini terhuyung-huyung akibat masalah finansial. Tak hanya itu, pemerintah juga berencana untuk menasionalisasi sejumlah rute bus kota di berbagai wilayah Inggris, demi meningkatkan kualitas dan aksesibilitas transportasi publik. Rencana ini mengindikasikan pergeseran signifikan dalam pendekatan ekonomi Inggris, menjauh dari privatisasi dan kembali ke intervensi negara yang lebih kuat.








Tinggalkan komentar