Putri Indonesia Guncang JFC 2026 Bikin Melongo

Putri Indonesia Guncang JFC 2026 Bikin Melongo

politicanews.id – Kemeriahan Grand Carnival Jember Fashion Carnaval JFC 2026 mencapai puncaknya di Jember Jawa Timur Minggu Ribuan pasang mata dibuat terpukau oleh penampilan istimewa para Putri Indonesia Mereka melangkah anggun di atas catwalk jalanan depan Kantor Pemerintah Kabupaten Jember memamerkan kostum unik yang memancarkan pesona tak tertandingi Kehadiran mereka sukses menyedot perhatian dan membuat suasana karnaval busana kelas dunia ini semakin semarak

Deretan Putri Indonesia yang hadir antara lain Victoria Veronica Titisari Kosasih Putri Indonesia Lingkungan 2026 Karina Moudy Putri Indonesia Pariwisata 2026 Gisella Belicia Alma Thesalonica Silalahi Putri Indonesia Pendidikan 2026 serta Rayya Haq Putri Indonesia Jawa Timur 2026 Presiden JFC Budi Setiawan mengungkapkan rasa syukurnya atas partisipasi mereka "Sungguh kebanggaan banyak Putri Indonesia yang turut meramaikan JFC ke-24 ini mulai dari Red Carpet hingga Grand Carnival hari ini" ujarnya

Putri Indonesia Guncang JFC 2026 Bikin Melongo
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

JFC 2026 sendiri mengusung tema besar HEAL yang merupakan akronim dari Humanity Earth and Life Tema ini berfokus pada narasi penyembuhan hubungan antara manusia dan alam Melalui delapan defile yang disajikan JFC berusaha menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan melestarikan bumi

COLLABMEDIANET

Kedelapan defile tersebut dirancang dengan alur cerita yang kuat Dimulai dari Gaia yang merepresentasikan keindahan Ibu Pertiwi dan keharmonisan alam seperti Raja Ampat Kemudian Noise yang menggambarkan kekacauan dan kerusakan lingkungan Selanjutnya Pandemic melambangkan krisis dan luka yang dialami bumi Sanctuary hadir sebagai simbol ruang suci perlindungan alam dan makhluk hidup White Guardian mewakili penjaga kemurnian ekosistem Conscience membangkitkan suara hati nurani manusia untuk kembali peduli Re-Birth mengisahkan kelahiran kembali dan pemulihan ekologis bumi Terakhir Roots mengajak kembali ke akar budaya dan nilai dasar menyatu dengan alam seperti yang tercermin dalam sentuhan budaya Minang

Inovasi JFC tahun ini juga terlihat dari integrasi elemen teatrikal kolosal berjudul Dewi Bumi Pertunjukan megah ini langsung digelar di panggung utama Budi Setiawan menjelaskan bahwa konsep visual baru ini tidak hanya mengandalkan kemegahan desain pakaian Namun juga memadukan teknologi visual terkini koreografi kontemporer serta instalasi mekanis bergerak pada kostum para peserta Drama pembuka tersebut mengisahkan perjalanan karakter Dewi Bumi bernama Gaia dari keindahan alam hingga dinamika yang memengaruhi keberlangsungannya

Setelah pertunjukan drama yang memukau defile pertama yang mengawali parade karnaval busana sepanjang 36 kilometer adalah Roots Defile ini mengajak penonton kembali ke akar budaya dan nilai-nilai dasar menyatu dengan alam Kostumnya didominasi warna merah maron yang memancarkan kekayaan budaya Minang

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar