politicanews.id – Jagat MotoGP dikejutkan dengan kabar mengejutkan dari Francesco Bagnaia. Pembalap juara dunia dua kali itu secara resmi mengumumkan akan mengakhiri kebersamaannya dengan tim Ducati Corse pada penghujung musim balap 2026. Keputusan ini menandai berakhirnya delapan musim penuh prestasi yang telah ia ukir bersama pabrikan asal Italia tersebut.
Melalui akun Instagram pribadinya, Bagnaia menyampaikan salam perpisahan yang penuh emosi pada Rabu waktu setempat. Ia mengakui bahwa perpisahan ini adalah langkah berat, namun ia merasa inilah saatnya untuk mencari tantangan baru dalam kariernya. "Musim lalu menjadi periode yang sulit bagi kami untuk saling memahami. Seringkali ada perbedaan pandangan lebih dari yang kami inginkan, dan sesuatu mulai bergeser," tulis Bagnaia, mengisyaratkan adanya dinamika internal yang memicu keputusannya.

Pembalap berjuluk Pecco itu menambahkan, "Saya merasa perlu memulai babak baru dengan tantangan yang berbeda. Namun, saya tidak akan pernah melupakan semua yang telah kami lalui. Kamu adalah bagian dari diriku, dan akan selalu begitu." Ungkapan ini menunjukkan ikatan kuat yang terjalin antara Bagnaia dan tim merah, meskipun kini harus berpisah jalan.

Related Post
Selama membalap di kelas premier bersama Ducati, Bagnaia telah mengukir sejarah gemilang. Ia berhasil merebut gelar juara dunia MotoGP sebanyak dua kali berturut-turut pada musim 2022 dan 2023, mengukuhkan dominasinya di lintasan balap. Prestasinya ini menjadikannya salah satu ikon terpenting bagi Ducati di era modern.
Menanggapi kabar ini, CEO Ducati, Claudio Domenicali, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan kontribusi Bagnaia. Domenicali mendoakan yang terbaik untuk masa depan sang pembalap dan optimis bahwa Bagnaia akan tetap memberikan performa terbaiknya hingga hari terakhirnya bersama tim. "Kami yakin ia akan terus menunjukkan kemampuan maksimalnya hingga akhir kontrak. Ia telah membuktikan menjalani musim ini dengan tekad dan semangat yang sama, menjadikannya juara yang dicintai oleh kami dan para penggemar Ducati di seluruh dunia," ujar Domenicali.
Kepergian Bagnaia di akhir musim 2026 dipastikan akan menciptakan dinamika baru di grid MotoGP. Pertanyaan besar kini muncul: tim mana yang akan menjadi pelabuhan berikutnya bagi sang juara dunia, dan siapa yang akan mengisi posisi yang ditinggalkan di Ducati Corse.








Tinggalkan komentar