Pahlawan Nani Wartabone Situsnya Terancam Musnah

Pahlawan Nani Wartabone Situsnya Terancam Musnah

politicanews.id – Sebuah bangunan bersejarah di Kota Gorontalo yang erat kaitannya dengan perjuangan Pahlawan Nasional Nani Wartabone kini berada di ambang kehancuran. Perobohan bekas rumah jawatan Kantor Pos ini menuai keprihatinan mendalam dari keluarga besar Nani Wartabone pegiat budaya hingga lembaga pelestarian warisan bangsa. Mereka khawatir jejak penting masa lalu Gorontalo akan lenyap ditelan pembangunan.

Bangunan tersebut dipercaya sebagai lokasi monumental di mana Nani Wartabone pertama kali mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Bumi Serambi Madinah. Momen bersejarah ini menjadi fondasi bagi kemerdekaan Indonesia di wilayah tersebut jauh sebelum proklamasi nasional.

Pahlawan Nani Wartabone Situsnya Terancam Musnah
Gambar Istimewa : img.antaranews.com

Iwan Hulukati perwakilan keluarga Nani Wartabone mengungkapkan bahwa pembongkaran berlangsung setelah pemilik lahan memenangkan sengketa hukum melawan Pemerintah Kota Gorontalo. Padahal keluarga telah berulang kali melayangkan surat permohonan penundaan kepada pemerintah daerah kementerian terkait dan berbagai instansi pelestarian budaya. Namun upaya tersebut seolah tak digubris perobohan tetap berjalan.

COLLABMEDIANET

"Kami sudah menyurat ke berbagai pihak agar ditangguhkan dan didiskusikan bersama tetapi sampai sekarang pembongkaran tetap berlangsung" ujar Iwan dengan nada prihatin.

Keluarga Nani Wartabone tidak menentang rencana pembangunan hotel di lokasi tersebut. Mereka hanya berharap situs bersejarah ini dapat dipertahankan dan diintegrasikan ke dalam desain pengembangan baru. Sebuah galeri atau bagian dari fasilitas hotel yang mengabadikan nilai sejarah bisa menjadi solusi.

Melihat situasi yang tak kunjung membaik keluarga kini mempertimbangkan langkah hukum lebih lanjut termasuk melapor ke Ombudsman dan kementerian terkait. Sebelumnya surat keberatan juga sudah dilayangkan kepada pemerintah daerah kepolisian dan lembaga cagar budaya.

Di sisi lain Kepala Kantor Pelestarian Kebudayaan Provinsi Gorontalo Mochammad Andri WP menyesalkan insiden perobohan ini. Pihaknya baru mengetahui kejadian tersebut setelah menerima laporan masyarakat dan segera menerjunkan tim ke lokasi.

Andri menegaskan bahwa pihaknya tengah berkoordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan pemilik lahan untuk mencari titik temu. "Jika bisa ditangguhkan sementara kami yakin ada ruang untuk mencari solusi yang menguntungkan semua pihak tanpa harus menghilangkan identitas sejarah yang ada" harap Andri.

Ia menambahkan bangunan bersejarah bisa dimiliki swasta namun jika sudah ditetapkan atau diusulkan sebagai objek cagar budaya aspek perlindungan dan pelestariannya wajib menjadi prioritas. Ironisnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Gorontalo juga mengaku baru mengetahui pembongkaran ini dan telah membentuk tim investigasi.

Nani Wartabone adalah Pahlawan Nasional dari Gorontalo yang dikenal atas keberaniannya memimpin perlawanan terhadap penjajah. Pada 23 Januari 1942 ia bersama pasukannya Komite 12 berhasil melucuti serdadu Belanda dan menguasai fasilitas pemerintahan tanpa pertumpahan darah. Peristiwa heroik pengibaran bendera Merah Putih dan pembacaan proklamasi kemerdekaan di Gorontalo ini diperingati sebagai Hari Patriotik. Kehilangan situs bersejarah ini berarti menghilangkan sebagian dari narasi kepahlawanan bangsa.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar