politicanews.id – Dunia digemparkan kabar pertemuan tingkat tinggi antara Amerika Serikat dan Iran yang diagendakan pekan depan di Swiss. Stasiun televisi BFMTV mengungkap informasi ini, mengutip sejumlah sumber yang memahami seluk-beluk perundingan sensitif tersebut.
Isu krusial ini semakin memanas dengan rencana kunjungan Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar ke Swiss. Dar disinyalir akan mempersiapkan segala hal terkait pertemuan penting antara kedua negara yang kerap bersitegang itu.

Spekulasi tentang penandatanganan kesepakatan besar di Jenewa pun semakin menguat. Media Amerika Serikat Bloomberg menyebut Jenewa sebagai lokasi potensial untuk finalisasi perjanjian antara Iran dan Amerika Serikat. Tidak hanya itu, Axios menambahkan, empat pesawat angkut militer C-17 milik Angkatan Udara AS telah tiba di Jenewa. Kedatangan armada ini diduga untuk menyambut kehadiran Wakil Presiden AS JD Vance yang kemungkinan akan menyaksikan momen bersejarah tersebut.

Related Post
Namun, kabar penandatanganan kesepakatan pada Minggu dibantah keras. Kantor berita Iran Fars, mengutip sumber dekat tim perunding, menyatakan laporan tersebut tidak benar. Sumber itu menegaskan bahwa Teheran hingga kini belum finalisasi keputusan terkait kesepakatan yang sedang dirundingkan.
Di tengah tarik ulur informasi ini, Presiden Amerika Serikat Donald Trump justru memberikan pernyataan mengejutkan. Ia memastikan perjanjian untuk mengakhiri konflik dijadwalkan akan ditandatangani pada Minggu, menambah misteri dan ketegangan di tengah perdebatan informasi yang simpang siur.










Tinggalkan komentar