politicanews.id – Kepala Badan Gizi Nasional BGN Nanik Sudaryati Deyang membawa angin segar ke Istana Kepresidenan. Kedatangannya pada Kamis siang pukul 14.20 WIB bukan sekadar kunjungan biasa melainkan untuk memaparkan kabar gembira terkait efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis MBG langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. Langkah ini diharapkan dapat menekan lebih jauh belanja negara untuk program strategis tersebut.
Nanik mengungkapkan bahwa BGN telah melakukan serangkaian upaya penghematan yang signifikan. "Efisiensi, efisiensi anggaran. Kabar gembira, biar turun," ujarnya singkat namun penuh makna. Meski demikian, rincian pasti mengenai berapa jumlah anggaran yang berhasil ditekan masih menunggu laporan resmi kepada Presiden.

Sebelumnya pemerintah telah mengambil langkah berani dengan merevisi pagu anggaran program MBG. Dari angka fantastis Rp335 triliun yang semula dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara APBN tahun 2026 kini telah dipangkas menjadi Rp268 triliun. Pertemuan Nanik dengan Presiden Prabowo hari ini diharapkan dapat membawa kabar baik lagi yaitu potensi pengurangan lebih lanjut dari pagu Rp268 triliun tersebut.

Related Post
Data terkini dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menunjukkan bahwa realisasi anggaran MBG hingga Mei 2026 mencapai Rp88.15 triliun. Angka ini mencatatkan kenaikan 17.53 persen dibandingkan posisi April 2026 yang berada di angka Rp75 triliun. Program ini menyasar jutaan penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Secara rinci program Makan Bergizi Gratis telah menjangkau 48.9 juta siswa di berbagai jenjang pendidikan. Selain itu 14.3 juta penerima manfaat lainnya adalah kelompok non-siswa yang meliputi ibu hamil ibu menyusui dan balita. Upaya efisiensi ini diharapkan tidak mengurangi kualitas dan jangkauan program namun memastikan setiap rupiah anggaran digunakan secara optimal.










Tinggalkan komentar