Politica News – Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) menggelar operasi penangkapan ikan sapu-sapu di saluran penghubung (Phb) Setu Babakan, Jagakarsa. Langkah ini merupakan bagian dari upaya serentak di seluruh DKI Jakarta untuk mengatasi dampak negatif keberadaan ikan invasif tersebut.
Arief Prakoso, Kepala Seksi Perikanan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Selatan, menjelaskan bahwa operasi ini dilaksanakan pada Jumat (17/4), dimulai dengan apel kegiatan pada pukul 07.30 WIB. Proses penangkapan akan dilanjutkan dengan pemusnahan dan penguburan ikan sapu-sapu yang berhasil ditangkap.

Operasi ini melibatkan berbagai unsur penting, termasuk Sudin KPKP Jaksel, Pusat Produksi Inspeksi dan Sertifikasi Hasil Perikanan (PPISHP) DKI Jakarta, Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan, Unit Pelaksana Kebersihan (UPK) Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, dan Unit Pengelola Kawasan (UPK) Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan.

Related Post
Pembersihan sungai dan saluran air dari ikan sapu-sapu merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ikan ini dianggap merusak ekosistem karena menghancurkan tanggul dan memangsa ikan lain beserta telurnya. Selain penangkapan ikan sapu-sapu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperbaiki saluran air dan mengeruk lumpur sebagai persiapan menghadapi musim hujan yang diperkirakan tiba pada September 2026. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir potensi banjir dan menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Jakarta Selatan.








Tinggalkan komentar