Limbah Jadi Berkah: Kalsel Selamatkan Hutan!

Limbah Jadi Berkah: Kalsel Selamatkan Hutan!

Politica News – Dinas Kehutanan (Dishut) Kalimantan Selatan (Kalsel) mengambil langkah inovatif dalam upaya rehabilitasi hutan hujan tropis di Banjarbaru. Limbah organik, yang selama ini sering terabaikan, kini diolah menjadi kompos ramah lingkungan. Inisiatif ini tidak hanya mendukung pelestarian hutan, tetapi juga memperkuat praktik pengelolaan kawasan yang berkelanjutan.

Kepala Dishut Kalsel, Fathimatuzzahra, menjelaskan bahwa dedaunan dan sampah organik dari lingkungan perkantoran kini dimanfaatkan secara optimal. Prosesnya dimulai dengan pencacahan menggunakan mesin khusus untuk mempercepat dekomposisi bahan baku kompos.

 Limbah Jadi Berkah: Kalsel Selamatkan Hutan!
Gambar Istimewa : img.antaranews.com

"Kami telah mengumpulkan beberapa karung bahan organik dari sisa daun dan serasah. Kemudian, bahan-bahan ini diolah melalui mesin pencacah untuk mempercepat proses penguraian," ungkap Fathimatuzzahra.

COLLABMEDIANET

Setelah dicacah, bahan organik tersebut diproses menggunakan metode pengomposan terstandar. Proses ini meliputi pengaturan kelembapan, aerasi, dan waktu fermentasi yang tepat untuk menghasilkan pupuk organik berkualitas tinggi.

Kompos yang dihasilkan akan dimanfaatkan untuk memelihara tanaman di kawasan taman hutan, termasuk mendukung kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) di berbagai lokasi. Penggunaan kompos organik tidak hanya meningkatkan kualitas pertumbuhan tanaman, tetapi juga memperbaiki struktur tanah dan menjaga keseimbangan unsur hara secara alami, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia sintetis.

Fathimatuzzahra menekankan bahwa inovasi ini merupakan langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia secara bertahap. Selain itu, pemanfaatan limbah organik dari berbagai sumber, seperti BPTH, Tahura, dan internal dinas, dapat memaksimalkan efisiensi pengelolaan kawasan hutan.

Upaya ini juga mampu menekan volume limbah organik yang selama ini belum termanfaatkan secara optimal, memberikan nilai tambah ekologis sekaligus efisiensi dalam pengelolaan kawasan hutan.

"Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan praktik pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, sejalan dengan upaya pelestarian hutan tropis serta peningkatan kualitas ekosistem di Kalsel," pungkas Fathimatuzzahra. Inisiatif Dishut Kalsel ini menjadi contoh bagaimana limbah dapat diubah menjadi sumber daya berharga untuk mendukung pelestarian lingkungan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar