Politica News – Presiden RI Prabowo Subianto mengajak para pengusaha Jepang untuk berkolaborasi dengan Danantara, badan pengelola investasi strategis Indonesia. Ajakan ini disampaikan dalam Forum Bisnis Indonesia-Jepang di Tokyo, Senin (waktu setempat), sebagai upaya memperkuat hubungan ekonomi kedua negara.
Prabowo menekankan komitmen Indonesia dalam melindungi investasi asing dengan tata kelola yang baik dan reputasi yang solid. "Ini akan memberikan rasa aman dan keyakinan bahwa kita serius serta akan melindungi semua investor. Dan saya pikir reputasi kita sudah sangat baik," tegas Prabowo, seperti dikutip dari keterangan resmi Badan Komunikasi Pemerintah.

Presiden juga menyoroti rekam jejak Indonesia yang tak pernah gagal membayar utang sebagai bukti keseriusan dalam menjaga kepercayaan investor. Reputasi ini, menurut Prabowo, telah dibangun selama beberapa dekade.

Related Post
Danantara, sebagai badan pengelola investasi strategis, diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi baru Indonesia. Prabowo meyakinkan para pengusaha Jepang bahwa Danantara dikelola secara profesional dan akuntabel. "Hampir semua aset kami sekarang berada di bawah pengelolaan satu manajemen. Kami menginginkan pengelolaan yang rasional dengan praktik terbaik," jelasnya.
Lebih lanjut, Prabowo mengungkapkan kinerja Danantara yang menjanjikan dalam satu tahun terakhir. Peningkatan signifikan dalam pengembalian aset menjadi bukti potensi besar Indonesia dalam mengelola kekayaan nasional secara produktif. "Hanya dalam tahun pertama operasi, dana kekayaan negara kami, kami melihat peningkatan yang signifikan. Beberapa di antaranya menghasilkan peningkatan hampir 300 persen dalam pengembalian aset," kata Prabowo.
Dengan ajakan ini, Prabowo berharap kemitraan antara pengusaha Jepang dan Danantara dapat semakin mempererat hubungan ekonomi kedua negara dan mendorong pertumbuhan investasi di Indonesia.








Tinggalkan komentar