politicanews.id – Aksi heroik penyelamatan satwa langka terjadi di tengah kegelapan malam di Desa Kandan, Kecamatan Kota Besi, Kotawaringin Timur. Tim gabungan berhasil mengevakuasi seekor induk orangutan bernama Gadis bersama anaknya yang masih bayi, Garis, dari ancaman maut yang mengintai di tengah hutan Kalimantan Tengah.
Ketegangan bermula saat laporan mengenai keberadaan dua primata besar ini masuk ke pihak berwenang pada Kamis sore. Setelah melakukan pelacakan intensif, tim Wildlife Rescue Unit (WRU) bersama Yayasan Orangutan Foundation International (OFI) akhirnya berhasil menyisir lokasi pada Jumat dini hari. Penyelamatan ini bukan sekadar evakuasi biasa, melainkan sebuah perlombaan melawan waktu untuk menyelamatkan nyawa.

Kondisi Gadis, sang induk yang berusia 25 tahun, sangat memprihatinkan. Saat tim tiba di lokasi, ditemukan tali jerat yang melilit erat kedua pergelangan tangannya. Diduga kuat, tali tersebut merupakan jerat pemburu babi yang sengaja dipasang di area hutan. Akibat jeratan yang sangat kuat, luka parah terlihat jelas pada bagian tangan Gadis, yang membuatnya harus segera mendapatkan perawatan medis intensif dari dokter ahli.

Related Post
Operasi penyelamatan yang berlangsung dramatis ini melibatkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari BKSDA Kalteng, aktivis lingkungan, hingga dukungan pengamanan dari Polda Kalimantan Tengah dan Polres Kotawaringin Timur. Bahkan, proses evakuasi ini turut disaksikan langsung oleh Brigjen Pol Tory Kristianto dari Direktorat Polisi Satwa Korps Sabhara Polri.
Setelah berhasil dibebaskan dari jeratan yang menyiksa, Gadis dan bayi jantannya yang baru berusia 10 bulan tersebut langsung dibawa menuju Pangkalan Bun untuk pemulihan. Keberhasilan misi ini tidak lepas dari peran aktif warga setempat yang sigap melaporkan keberadaan satwa dilindungi tersebut, sehingga tindakan cepat dapat diambil sebelum terlambat.








Tinggalkan komentar