Nasib Pers Indonesia di Ujung Tanduk AI

Nasib Pers Indonesia di Ujung Tanduk AI

politicanews.id – Dunia jurnalistik tanah air kini tengah berada di persimpangan jalan yang krusial. Anthonius Jimmy Silalahi selaku Direktur Eksekutif Lembaga Pers Dr. Soetomo atau LPDS yang baru saja dilantik memberikan peringatan keras mengenai kondisi media saat ini. Menurutnya industri pers sedang tidak dalam kondisi yang ideal karena terjepit di antara gempuran teknologi kecerdasan buatan atau AI dan krisis kepercayaan masyarakat.

Jimmy menekankan bahwa meskipun teknologi AI mampu mempercepat produksi berita namun mesin tersebut tidak memiliki nurani. Ia menegaskan bahwa AI tidak memiliki etika jurnalistik dan tidak bisa merasakan realitas sosial di lapangan sebagaimana seorang wartawan manusia. Oleh karena itu LPDS berkomitmen untuk terus memperkuat sisi kemanusiaan dalam jurnalistik melalui pendidikan dan pelatihan yang berfokus pada kemampuan berpikir kritis serta integritas moral.

Nasib Pers Indonesia di Ujung Tanduk AI
Gambar Istimewa : img.antaranews.com

Tantangan ini semakin berat dengan adanya fenomena banjir informasi dan dominasi algoritma yang seringkali mengaburkan batasan antara berita yang valid dengan konten biasa. Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto turut menyoroti bahwa peran lembaga pendidikan seperti LPDS menjadi sangat vital untuk menjaga marwah profesi wartawan agar tidak tenggelam dalam arus disrupsi digital.

COLLABMEDIANET

Ke depannya LPDS berencana memperluas jangkauan pelatihan jurnalistik ke berbagai pelosok daerah di Indonesia dengan menggandeng pemerintah serta sektor swasta. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa meskipun teknologi terus berkembang kualitas, akurasi, dan independensi berita tetap menjadi prioritas utama demi mengedukasi publik di tengah dinamika sosial politik yang semakin kompleks.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar