Harga Emas Anjlok Akibat Gejolak Pasar Global

Harga Emas Anjlok Akibat Gejolak Pasar Global

politicanews.id – Dunia investasi logam mulia tengah mengalami guncangan hebat setelah harga emas mengalami penurunan signifikan pada paruh kedua Oktober 2026. Fenomena ini memicu perhatian luas mengingat emas selama ini dianggap sebagai aset pelindung nilai yang paling aman bagi para investor di seluruh dunia.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Tommy Andana mengungkapkan bahwa merosotnya harga patokan ekspor serta harga referensi emas ini bukan tanpa alasan. Kondisi ekonomi global yang sedang tidak menentu menjadi pemicu utama di balik tren negatif ini.

Harga Emas Anjlok Akibat Gejolak Pasar Global
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Menurut penjelasan Tommy, penguatan nilai tukar mata uang utama dunia serta melonjaknya imbal hasil obligasi internasional menjadi penyebab utama para investor mulai meninggalkan emas. Alih-alih menyimpan logam mulia, para pelaku pasar kini lebih memilih mengalihkan dana mereka ke instrumen obligasi yang dianggap lebih menguntungkan saat ini.

COLLABMEDIANET

Data menunjukkan bahwa harga patokan ekspor emas kini berada di angka 135.024,36 dolar AS per kilogram, turun cukup tajam dari posisi sebelumnya yang mencapai 139.409,07 dolar AS per kilogram. Tak hanya itu, harga referensi emas juga ikut terseret turun ke level 4.199,73 dolar AS per troy ounce dari angka sebelumnya sebesar 4.336,11 dolar AS per troy ounce.

Keputusan mengenai perubahan harga ini telah resmi ditetapkan melalui Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 2008 Tahun 2026. Penetapan angka tersebut tidak dilakukan secara sepihak melainkan melalui proses koordinasi ketat antar kementerian, termasuk melibatkan Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, hingga Kementerian Perindustrian guna memastikan akurasi data yang mengacu pada standar London Bullion Market Association.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar