politicanews.id – Jakarta kini semakin maju dalam menyediakan akses kesehatan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan kabar menggembirakan bahwa ratusan fasilitas kesehatan di ibu kota kini telah berstatus ramah disabilitas. Langkah besar ini mencakup 31 rumah sakit umum daerah serta 336 puskesmas yang berada di bawah naungan Dinas Kesehatan DKI Jakarta.
Pramono menegaskan bahwa pencapaian ini menjadikan Jakarta sebagai salah satu provinsi pionir di Indonesia yang mampu menjamin layanan kesehatan penuh bagi penyandang disabilitas. Tidak hanya itu, pemerintah provinsi juga mengandalkan program unggulan bernama Pasukan Putih untuk menjangkau warga secara langsung. Sebanyak 584 personel Pasukan Putih dikerahkan untuk menyisir perkampungan guna memberikan layanan kesehatan bagi lansia, anak berkebutuhan khusus, serta penyandang disabilitas.

Melalui program ini, akses terhadap tenaga medis dan layanan ambulans menjadi jauh lebih mudah dan cepat bagi kelompok rentan. Kehadiran Pasukan Putih diharapkan mampu memangkas hambatan jarak dan fisik yang selama ini dialami oleh warga di pelosok pemukiman.

Related Post
Pencapaian ini mendapat apresiasi tinggi dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi. Ia menilai Jakarta telah berhasil menciptakan proyek percontohan dalam menyediakan akses inklusif bagi anak-anak. Arifatul berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah tidak berhenti pada seremoni saja, melainkan berlanjut pada langkah strategis di lapangan.
Selain memberikan dukungan kebijakan, Menteri Arifatul juga memberikan semangat kepada para orang tua yang membesarkan anak berkebutuhan khusus. Ia menekankan bahwa pemerintah akan terus hadir mendampingi keluarga agar mereka tidak merasa berjuang sendirian dalam memenuhi kebutuhan tumbuh kembang anak.










Tinggalkan komentar