Skandal Vaksin Palsu Granit Xhaka Berujung Denda

Skandal Vaksin Palsu Granit Xhaka Berujung Denda

politicanews.id – Bintang sepak bola dunia Granit Xhaka tengah menjadi sorotan tajam setelah terlibat skandal hukum yang cukup serius. Kapten timnas Swiss ini resmi dijatuhi hukuman denda fantastis mencapai Rp3,2 miliar akibat kepemilikan sertifikat vaksin COVID-19 palsu yang terjadi pada tahun 2022 silam.

Melalui pernyataan emosional di akun Instagram pribadinya, pemain berusia 34 tahun tersebut mengaku telah menerima sepenuhnya keputusan pengadilan. Xhaka menegaskan bahwa dirinya siap memikul tanggung jawab penuh atas kesalahan yang telah diperbuat. Meski demikian, hukuman denda tersebut ditangguhkan selama dua tahun dengan catatan ia tidak boleh mengulangi pelanggaran hukum apa pun di masa mendatang.

Skandal Vaksin Palsu Granit Xhaka Berujung Denda
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Kasus ini bermula saat Xhaka masih membela klub Arsenal. Pada masa itu, sertifikat vaksin menjadi syarat krusial di Swiss untuk mengakses berbagai fasilitas publik serta melakukan perjalanan lintas negara. Xhaka mengakui bahwa tindakannya saat itu dipicu oleh rasa cemas dan ketidakpastian yang ia rasakan terkait vaksinasi.

COLLABMEDIANET

Meski sempat terganggu oleh persoalan hukum ini hingga harus mundur dari pemusatan latihan timnas Swiss pada jeda internasional sebelumnya, performa Xhaka di lapangan hijau tetap menjadi perhatian. Sebagai pemain dengan rekor penampilan terbanyak untuk timnas Swiss, ia tetap menjadi sosok kunci di skuad negaranya.

Di level klub, situasi Xhaka bersama Sunderland tampak tetap terkendali. Pelatih Sunderland, Regis Le Bris, memilih untuk tidak mencampuri urusan pribadi sang pemain. Ia hanya memberikan catatan positif mengenai kondisi fisik dan kesiapan sepak bola Xhaka yang dinilai sangat baik menjelang laga penting melawan Brighton.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar