Nasib Royalti Karya Digital Terancam Jika Begini

Nasib Royalti Karya Digital Terancam Jika Begini

politicanews.id – Dunia digital yang tanpa batas membawa tantangan besar bagi para pencipta karya di seluruh dunia. Saat sebuah lagu atau karya seni bisa dinikmati oleh jutaan orang di berbagai negara hanya dengan satu klik, muncul pertanyaan besar mengenai ke mana aliran uang royaltinya mengalir. Menanggapi fenomena ini Pemerintah Indonesia bergerak maju dengan menyerukan sistem pengelolaan royalti lintas negara yang jauh lebih terbuka dan jujur.

Dalam sebuah forum internasional bergengsi yang digelar di Badung Bali Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menegaskan bahwa aturan main lama sudah tidak lagi relevan dengan kecepatan teknologi saat ini. Menurutnya Indonesia ingin mendorong terciptanya sistem global yang mampu mencatat serta menghitung setiap rupiah hak ekonomi pencipta secara akurat. Hal ini penting agar tidak ada lagi hak pencipta yang hilang di tengah jalan saat karya mereka melintasi batas negara melalui platform digital.

Nasib Royalti Karya Digital Terancam Jika Begini
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Persoalan ini bukan sekadar soal hukum semata melainkan tentang bagaimana sistem informasi antarnegara bisa saling terhubung secara mulus. Indonesia menjadi tuan rumah bagi delegasi dari 35 negara serta berbagai pakar industri untuk mencari solusi nyata. Fokus utamanya adalah membangun tiga pilar penting yakni transparansi informasi akuntabilitas tanggung jawab pengelolaan dan interoperabilitas agar sistem antarnegara bisa saling bertukar data dengan andal.

COLLABMEDIANET

Melalui dialog global ini Indonesia berharap ada standar baru yang memastikan setiap sen yang dihasilkan dari karya digital sampai ke tangan pemiliknya secara adil. Langkah ini menjadi sangat krusial untuk melindungi kesejahteraan para seniman dan kreator di tengah masifnya penggunaan platform digital yang terus berkembang pesat setiap harinya.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar