Nasib ABK MT Honour 25 Akhirnya Berakhir Bahagia

Nasib ABK MT Honour 25 Akhirnya Berakhir Bahagia

politicanews.id – Drama penyanderaan panjang yang menimpa empat kru kapal MT Honour 25 akhirnya mencapai titik terang. Setelah mendekam selama hampir enam bulan di tangan perompak Somalia, para pekerja migran asal Indonesia tersebut akhirnya berhasil kembali ke pelukan keluarga di tanah air melalui sebuah operasi penyelamatan yang menegangkan.

Duta Besar Indonesia untuk Kenya sekaligus Somalia, Witjaksono Adji, menegaskan bahwa pemerintah Indonesia mengambil langkah tegas dengan tidak menuruti segala tuntutan para pembajak. Keputusan ini diambil demi menjunjung tinggi hukum internasional dan mencegah munculnya aksi pembajakan serupa di masa mendatang yang hanya mengincar imbalan materi.

Nasib ABK MT Honour 25 Akhirnya Berakhir Bahagia
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Meskipun tidak melakukan negosiasi langsung dengan para perompak, diplomasi intensif tetap dijalankan. Pemerintah Indonesia terus menjalin komunikasi erat dengan otoritas pusat Somalia serta pemerintah negara bagian Puntland. Langkah strategis ini bahkan mencakup tawaran kerja sama di sektor maritim guna memperlancar proses pembebasan para sandera.

COLLABMEDIANET

Operasi pembebasan yang dilakukan oleh otoritas Puntland pada akhir September lalu menjadi kunci keberhasilan misi ini. Informasi mengenai operasi tersebut awalnya terendus melalui jejaring komunitas dan LSM lokal setelah adanya aksi serupa di kapal lain. Pasca pembebasan, keempat WNI tersebut sempat menjalani masa pemulihan medis di Puntland sebelum akhirnya diterbangkan ke Jakarta.

Empat pahlawan devisa yang selamat ini adalah Kapten Ashari Samadikun, Wahudinanto, Adi Faizal, dan Fiki Mutakin. Mereka berhasil lolos dari cengkeraman pembajak yang melanda perairan Hafun sejak April lalu, sebuah momen yang sangat dinantikan oleh keluarga mereka di Indonesia.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar