politicanews.id – Langkah mengejutkan diambil oleh Rocky Gerung yang kini resmi menempati posisi strategis di dalam lingkaran pemerintahan. Pengamat kritis yang selama ini dikenal vokal di luar sistem tersebut mengaku bahwa kepindahannya ke dalam pemerintahan bukan tanpa alasan kuat. Ia memiliki ambisi besar untuk memastikan setiap gagasan dan pemikirannya bisa langsung menyentuh telinga Presiden Prabowo Subianto secara instan.
Rocky mengungkapkan bahwa ia ingin pemikirannya mampu mendahului sebuah peristiwa agar Presiden mendapatkan perspektif yang lebih cepat. Selama ini ia merasa kritik melalui forum diskusi publik seperti ILC tidak selalu efektif menjangkau pengambil kebijakan. Dengan berada di dalam sistem, ia berharap jarak komunikasi antara kritik dan eksekusi kebijakan menjadi jauh lebih pendek.

Menanggapi gelombang kecaman dari berbagai pihak, Rocky justru melihat fenomena tersebut dengan sudut pandang yang berbeda. Ia menganggap kemarahan publik yang merasa kehilangan sosok kritikus seperti dirinya hanyalah bentuk kegelisahan karena perpisahan. Ia juga dengan tegas membantah isu bahwa integritasnya telah ditukar dengan jabatan di lingkungan Istana.

Related Post
Bagi Rocky, menjadi bagian dari Dewan Pertimbangan Presiden tidak lantas membuatnya kehilangan jati diri sebagai pemikir independen. Ia menegaskan bahwa setiap orang bebas menentukan target perjuangannya sendiri dan harus siap memikul tanggung jawab atas keputusan tersebut. Ia memilih jalan ini berdasarkan pertimbangan moral dan logika untuk mengembalikan negara pada jalur akal sehat.
Meski kini berada di lingkaran kekuasaan, Rocky menyatakan tetap akan memegang teguh prinsip intelektualnya. Ia tidak merasa perlu melayani keraguan netizen atau opini publik yang dibentuk oleh kelompok tertentu. Baginya, tanggung jawab utama adalah kepada akal pikirannya sendiri dalam memberikan masukan terbaik bagi arah bangsa ke depan.








Tinggalkan komentar