politicanews.id – Fenomena antrean panjang kendaraan saat mengantre bahan bakar minyak di Kalimantan Timur kini tengah menjadi perhatian serius. Menanggapi situasi tersebut Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan bergerak cepat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap ketersediaan titik penyaluran energi di wilayah tersebut. Langkah strategis ini diambil guna memastikan distribusi energi berjalan lebih lancar dan merata ke seluruh pelosok daerah.
Saat ini tercatat sebanyak 87 stasiun pengisian bahan bakar minyak telah beroperasi melayani kebutuhan masyarakat di Kaltim. Namun angka tersebut dinilai perlu terus dikembangkan seiring dengan meningkatnya mobilitas warga. Pihak Pertamina bersama pemerintah daerah berkomitmen untuk menambah jumlah lembaga penyalur secara bertahap. Penambahan titik baru ini nantinya tidak dilakukan secara sembarangan melainkan akan disesuaikan dengan peta kebutuhan spesifik di setiap wilayah guna memutus rantai antrean yang selama ini meresahkan.


Related Post










Tinggalkan komentar