politicanews.id – Langkah besar diambil Badan Gizi Nasional untuk memutus rantai stunting di tanah air. Mulai 2 Oktober 2026, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG resmi diaktifkan secara masif di wilayah dengan angka stunting tinggi serta daerah terdepan, terluar, dan tertinggal atau 3T. Fokus utama gerakan ini menyasar wilayah timur Indonesia guna memastikan program Makan Bergizi Gratis menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Kepala BGN Sudaryono mengungkapkan bahwa aktivasi ini menyasar 16 provinsi dan 116 kabupaten/kota. Sebanyak 480 unit SPPG akan dikerahkan, yang terbagi menjadi 211 mitra mandiri dan 269 unit untuk wilayah terpencil. Wilayah yang menjadi prioritas utama meliputi Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua, Sulawesi Tengah, Papua Barat Daya, Papua Barat, Maluku Utara, Maluku, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, hingga Nusa Tenggara Timur.

Proses aktivasi ini akan dipantau langsung oleh jajaran pimpinan BGN di berbagai titik strategis. Mas Dar selaku Kepala BGN akan memimpin langsung di Provinsi Maluku, sementara pejabat eselon II dan deputi lainnya akan disebar ke provinsi lain untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai rencana.

Related Post
Setelah aktivasi dilakukan, layanan tidak langsung berjalan seketika. Ada rangkaian persiapan penting seperti pelatihan intensif bagi para penjamah makanan serta pendataan jumlah penerima manfaat secara bertahap. Dapur-dapur gizi ini diprediksi mulai beroperasi penuh dalam waktu tiga hingga empat minggu setelah proses aktivasi selesai dilakukan.
BGN berkomitmen untuk terus memperluas cakupan layanan secara berkelanjutan. Prioritas utama tetap diberikan kepada daerah-daerah yang sulit dijangkau dan jauh dari pusat pemerintahan, terutama sekolah-sekolah di wilayah pelosok yang selama ini belum tersentuh program Makan Bergizi Gratis. Langkah ini diharapkan menjadi solusi nyata dalam menekan angka stunting di wilayah-wilayah paling rentan di Indonesia.










Tinggalkan komentar