politicanews.id – Dunia sepak bola kembali diguncang oleh drama besar yang menyeret nama raksasa Inggris Manchester City. Di tengah badai tuduhan pelanggaran aturan finansial yang menjerat klub tersebut, sosok Roberto Mancini akhirnya angkat bicara untuk meluruskan posisinya. Mantan juru taktik andalan The Citizens ini menegaskan bahwa segala kerumitan hukum yang terjadi saat ini sama sekali bukan tanggung jawabnya.
Persoalan ini mencuat setelah komisi independen melaporkan bahwa Manchester City diduga kuat melanggar 114 dari 115 poin dakwaan aturan Financial Fair Play (FFP) Liga Inggris. Meski proses hukum masih terus bergulir dan sanksi belum diputuskan, bayang-bayang skandal ini mulai menyentuh masa kejayaan Mancini saat melatih klub tersebut pada periode 2009 hingga 2013.

Mancini yang sukses membawa City meraih gelar Liga Inggris pertama dalam 44 tahun tersebut tampak tidak ingin terseret dalam pusaran masalah. Ia menyebut bahwa isu ini bukanlah sesuatu yang baru karena sudah menjadi perbincangan hangat selama bertahun-tahun. Baginya, segala bentuk ketidaksesuaian data finansial adalah urusan internal manajemen klub.

Related Post
Ketegangan semakin meningkat ketika muncul dugaan adanya kontrak ganda yang berkaitan dengan masa kerja Mancini di Etihad Stadium. Namun, pelatih timnas Italia itu dengan tegas menepis keterlibatannya. Ia menyatakan bahwa dugaan kontrak tidak wajar tersebut sepenuhnya merupakan urusan pihak klub dan tidak ada kaitannya dengan dirinya secara pribadi.
Kini, publik sepak bola tengah menanti langkah selanjutnya dari Manchester City yang diprediksi akan mengajukan banding. Kasus ini tidak hanya mengancam reputasi klub, tetapi juga membuka kembali lembaran lama mengenai transparansi pembayaran gaji pemain dan staf pelatih yang menjadi inti dari penyelidikan ini.










Tinggalkan komentar