WNA Paspor Ganda Bawa Kokain Terendus Imigrasi Bali

WNA Paspor Ganda Bawa Kokain Terendus Imigrasi Bali

politicanews.id – Sebuah insiden mengejutkan berhasil diungkap di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. Petugas Imigrasi Ngurah Rai di Badung sukses membongkar upaya penyelundupan narkotika oleh seorang warga negara asing berinisial JFD. Pria ini kedapatan membawa kokain seberat 0,2 gram yang disembunyikan secara rapi di dalam paspornya saat hendak terbang menuju Kuala Lumpur.

Kepala Imigrasi Ngurah Rai Muhamad Novyandri menjelaskan kronologi penemuan dramatis ini. JFD mulanya mengalami kendala saat mencoba melewati gerbang otomatis atau autogate di Terminal Keberangkatan Internasional pada Kamis lalu. Melihat situasi tersebut seorang petugas Imigrasi yang sigap segera menghampiri untuk memberikan bantuan. Namun saat paspor JFD diperiksa petugas menemukan sesuatu yang mencurigakan terselip di dalamnya.

WNA Paspor Ganda Bawa Kokain Terendus Imigrasi Bali
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Temuan janggal ini langsung dikoordinasikan dengan Bea Cukai Ngurah Rai. Setelah pemeriksaan mendalam termasuk pengecekan barang bawaan dan tes urine hasil konfirmasi menunjukkan bahwa benda terlarang itu adalah narkotika jenis kokain. Lebih lanjut tes urine JFD juga menunjukkan hasil positif mengonsumsi barang haram tersebut.

COLLABMEDIANET

Kejutan tidak berhenti di situ. Saat paspornya diperiksa lebih lanjut JFD ternyata mengantongi dua paspor sekaligus yakni dari Irlandia dan Afrika Selatan. Berdasarkan data perlintasan keimigrasian JFD diketahui masuk ke Indonesia beberapa hari sebelumnya menggunakan paspor Irlandia melalui fasilitas visa saat kedatangan. Namun ia diduga mencoba mengakali petugas dengan menggunakan paspor Afrika Selatan yang tidak terekam dalam sistem perlintasan imigrasi saat hendak meninggalkan Bali. Untungnya kecanggihan mesin autogate mampu mendeteksi kejanggalan tersebut karena paspor Afrika Selatan yang digunakan tidak memiliki riwayat masuk.

Saat ini Kantor Imigrasi Ngurah Rai telah menunda keberangkatan JFD. Bersama Bea Cukai seluruh barang bukti dan tersangka telah dilimpahkan kepada Polres Kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai untuk diproses hukum lebih lanjut. Pihak Imigrasi menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan keimigrasian melalui sinergi erat dengan seluruh instansi terkait. Sistem imigrasi yang andal tidak hanya berfungsi memeriksa dokumen perjalanan tetapi juga memastikan setiap kebijakan perlindungan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar