politicanews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali membuat heboh jagat hukum Indonesia dengan operasi tangkap tangan (OTT) terbarunya. Kali ini, Bupati Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin Lasena, menjadi sasaran penangkapan yang menandai OTT ke-21 KPK sepanjang tahun 2026. Ketua KPK Setyo Budiyanto mengonfirmasi adanya kegiatan lapangan tersebut, mengisyaratkan keseriusan lembaga antirasuah ini dalam memberantas korupsi.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo merinci bahwa dalam operasi senyap ini, tim berhasil mengamankan total 14 individu. Sirajudin Lasena sendiri diciduk di ibu kota bersama empat orang lainnya. Sementara itu, delapan orang lainnya diamankan di wilayah Sulawesi Utara, dan satu orang di Gorontalo. Mereka yang terjaring dalam jaringan ini beragam, mulai dari kepala dinas, aparatur sipil negara, hingga pihak swasta.

Penangkapan ini semakin memperpanjang daftar pejabat yang tersandung kasus korupsi di tahun 2026. Sesuai prosedur hukum, KPK kini memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan.

Related Post
Sepanjang tahun ini, KPK telah menunjukkan taringnya dengan serangkaian OTT yang menyasar berbagai elemen pemerintahan dan sektor swasta. Dimulai dari kasus dugaan suap pemeriksaan pajak di Jakarta Utara pada awal Januari, KPK kemudian berturut-turut menjaring kepala daerah seperti Wali Kota Madiun dan Bupati Pati. Tak hanya itu, pejabat dari Bea Cukai, pengadilan, hingga jajaran rektorat universitas juga tak luput dari bidikan lembaga antirasuah ini. Rentetan operasi ini menegaskan komitmen kuat KPK dalam memberantas korupsi tanpa pandang bulu, mengirimkan pesan tegas kepada siapa pun yang mencoba bermain api dengan keuangan negara.










Tinggalkan komentar