politicanews.id – Operasi pencarian sebuah kapal cepat yang mengangkut delapan penumpang, termasuk lima jurnalis dan tiga awak kapal, di sekitar perairan Pulau Enggano Bengkulu Utara, masih nihil. Tim penyelamat belum menemukan jejak berarti setelah berhari-hari melakukan penyisiran intensif. Di tengah kebuntuan ini, sebuah temuan jasad tak dikenal di pulau tersebut memicu harapan baru, dengan sampel DNA yang kini telah dikirim ke Pusat Kedokteran dan Kesehatan Mabes Polri untuk dicocokkan.
Kepala Kantor Badan Nasional Pencarian dan Penyelamatan (Basarnas) Bengkulu, Muslikun Sodik, menyatakan bahwa hingga sore ini, hasil pencarian masih tanpa hasil. Timnya bersama Lanal Bengkulu dan unsur lainnya telah melakukan perbantuan operasi SAR yang dikoordinasikan oleh Kantor SAR Banten. Sebanyak 25 personel Basarnas Bengkulu dikerahkan dengan dukungan alut seperti RB213 Bengkulu dan RBB RIB 01 Bengkulu yang menyisir perairan Enggano. Tiga buah LTR atau rubber boat juga diturunkan untuk menyisir area pesisir Bengkulu dan Enggano. Operasi ini memasuki hari ketiga perpanjangan setelah tujuh hari pencarian awal, dan keputusan mengenai kelanjutannya masih menunggu informasi lebih lanjut.

Sementara itu, Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu mengonfirmasi telah mengirimkan sampel DNA dari sesosok jasad tanpa identitas yang ditemukan di Pulau Enggano ke Pusdokkes Mabes Polri. Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Imam Wijayanto menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan apakah jasad tersebut memiliki kaitan dengan delapan orang yang hilang di Selat Sunda, Pandeglang, Banten. Pemeriksaan awal menunjukkan bahwa jasad tersebut bukan merupakan warga asli Pulau Enggano, menambah misteri di balik temuan ini.

Related Post
Delapan orang yang hilang tersebut diketahui sedang meliput aktivitas Anak Gunung Krakatau sebelum kapal mereka tak terlacak. Hasil pencocokan DNA diharapkan dapat memberikan titik terang terhadap nasib mereka. Pihak kepolisian masih menanti hasil analisis dari Pusdokkes Mabes Polri, yang akan diumumkan setelah proses identifikasi selesai.










Tinggalkan komentar