Spalletti Ungkap Taktik Hadapi Badai Juventus

Spalletti Ungkap Taktik Hadapi Badai Juventus

politicanews.id – Pelatih Juventus Luciano Spalletti menunjukkan ketenangan luar biasa di tengah badai kritik dan hasil minor yang menerpa timnya. Ia menegaskan tidak gentar sedikit pun menghadapi tekanan yang kian memuncak setelah Si Nyonya Tua gagal memetik kemenangan dalam dua laga terakhir. Spalletti bahkan memiliki filosofi unik tentang tekanan yang ia ibaratkan sebagai "obat" untuk menjalani hidup.

"Belajar menerima tekanan itu seperti obat yang membantu kita menjalani hidup dengan benar. Saya sudah memahami hal ini sejak lama. Bahkan saat berusia 10 tahun, saya sudah harus bekerja membantu keluarga sepulang sekolah di masa-masa sulit. Jadi, bayangkan saja seberapa besar saya peduli soal ‘tekanan’ itu," ujar Spalletti, seperti dikutip dari laporan media Italia pada Rabu (16/9).

Spalletti Ungkap Taktik Hadapi Badai Juventus
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Juventus baru saja menelan kekalahan pahit 2-3 dari Sassuolo akhir pekan lalu. Hasil ini sontak menyoroti kerapuhan lini belakang Juventus yang dinilai mudah ditembus lawan. Kekalahan tersebut memperpanjang daftar hasil negatif setelah sebelumnya mereka hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menjamu AC Milan.

COLLABMEDIANET

Kini, Juventus terdampar di posisi kedelapan klasemen sementara Serie A dengan koleksi tujuh poin, terpaut lima angka dari AS Roma yang kokoh di puncak. Situasi ini tentu saja memicu desakan publik dan media yang kian tajam terhadap Spalletti. Beberapa laporan bahkan mulai mengaitkan posisi pelatih dengan nama Antonio Conte, mantan arsitek Juventus yang pernah sukses besar.

Namun, Spalletti memilih untuk tidak ambil pusing dengan segala pemberitaan dan reaksi negatif yang muncul. "Saya yang menentukan apa yang harus saya perhatikan dan kapan saya memilih untuk tidak, dan dalam kasus ini, saya memilih untuk tidak memikirkannya," tegasnya.

Spalletti mengaku tidak terkejut dengan intensitas tekanan yang muncul terhadap pelatih, meskipun musim ini baru berjalan empat pekan. Ia menyoroti fakta bahwa sudah ada dua pelatih yang harus kehilangan pekerjaannya, yakni Fabio Grosso di Fiorentina dan Domenico Tedesco di Bologna. "Kami memiliki fokus utama sendiri, yaitu memenangkan pertandingan dan menunjukkan karakter sejati kami sebagai Juventus," pungkasnya.

Juventus kini memiliki peluang emas untuk membalikkan keadaan dan bangkit di kancah Eropa. Bianconeri dijadwalkan menjamu klub Belanda, NEC Nijmegen, dalam laga perdana fase grup Liga Europa di Allianz Stadium pada Jumat (18/9) pukul 02.00 WIB. Ini menjadi momen krusial bagi Spalletti dan pasukannya untuk membuktikan jati diri mereka.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar