Petani Sawit Riau Was-was Harga TBS Kembali Turun

Petani Sawit Riau Was-was Harga TBS Kembali Turun

politicanews.id – Kabar kurang menyenangkan kembali menyelimuti para petani kelapa sawit swadaya di Provinsi Riau. Harga tandan buah segar TBS komoditas andalan mereka dilaporkan mengalami koreksi minor untuk periode satu minggu ke depan memicu kekhawatiran di kalangan pekebun. Penurunan sebesar Rp3122 per kilogram atau sekitar 079 persen ini membuat harga TBS kini bertengger di angka Rp391224 per kilogram efektif mulai 16 hingga 22 September 2026.

Defris Hatmaja Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Provinsi Riau menjelaskan bahwa pelemahan harga ini tak lepas dari dinamika harga minyak sawit mentah CPO global. Menurutnya harga CPO tercatat merosot Rp22176 per kilogram menjadi Rp1575059 per kilogram pada periode ini. Meskipun demikian harga kernel justru menunjukkan tren positif dengan kenaikan Rp27084 per kilogram mencapai Rp14339 per kilogram dibandingkan pekan sebelumnya.

Petani Sawit Riau Was-was Harga TBS Kembali Turun
Gambar Istimewa : cdn.antaranews.com

Situasi serupa juga dialami oleh para petani mitra plasma. Harga pembelian TBS mereka juga terkoreksi sebesar Rp1754 per kilogram atau 044 persen dari periode sebelumnya kini menjadi Rp397656 per kilogram. Harga jual CPO untuk petani plasma juga mengalami penurunan Rp17966 per kilogram menjadi Rp1580400 per kilogram. Namun seperti halnya petani swadaya harga kernel untuk petani plasma justru menguat signifikan sebesar Rp42135 mencapai Rp1396000 per kilogram.

COLLABMEDIANET

Defris menambahkan bahwa pemerintah provinsi Riau bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen penuh untuk terus memperkuat mekanisme penetapan harga TBS. Upaya ini didukung serius oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau demi menjamin transparansi dan keadilan bagi semua pihak. Harapannya komitmen bersama ini pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan para petani sawit di Riau.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar