politicanews.id – Kabar gembira menyelimuti persiapan Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Dewan Olimpiade Asia (OCA) bersama Panitia Penyelenggara Asian Games Aichi-Nagoya (AINAGOC) telah menjamin ketersediaan hunian bagi lebih dari 17.000 atlet dan ofisial yang terdaftar. Kepastian ini sekaligus menepis keraguan yang sempat muncul terkait kapasitas akomodasi.
Sebelumnya, sejumlah kekhawatiran mencuat setelah jumlah delegasi yang mendaftar melampaui batas kapasitas awal. Berdasarkan kontrak Host City, AINAGOC hanya menyiapkan tempat tinggal untuk maksimal 15.000 orang. Angka pendaftar yang melampaui proyeksi tersebut sontak menimbulkan pertanyaan besar mengenai bagaimana seluruh peserta akan ditampung.

Menyikapi situasi ini, OCA dan AINAGOC mengambil langkah strategis. Disepakati bahwa sebagian ofisial tim akan mengurus akomodasi mereka sendiri melalui Komite Olimpiade Nasional (NOC) masing-masing. Solusi ini dirancang agar semua kontingen tetap dapat berpartisipasi tanpa mengurangi jumlah peserta yang telah terdaftar.

Related Post
Kebijakan penting ini telah disampaikan kepada seluruh NOC pada 24 Agustus lalu. Dua hari berselang, AINAGOC dan OCA juga menggelar pertemuan daring bersama seluruh perwakilan NOC untuk memberikan penjelasan detail mengenai rencana akomodasi yang telah disusun. Panitia penyelenggara menegaskan bahwa langkah ini sama sekali tidak bertujuan untuk membatasi jumlah atlet atau ofisial yang akan berkompetisi.
OCA dan panitia penyelenggara secara tegas memastikan bahwa seluruh atlet dan ofisial yang telah terdaftar hingga tenggat waktu Entry by Name pada Juli lalu, akan dipastikan memperoleh tempat tinggal yang layak selama perhelatan akbar olahraga Asia tersebut. Tidak akan ada penerimaan pendaftaran tambahan setelah batas waktu tersebut, kecuali dalam kondisi khusus yang mendesak.
Dengan kepastian akomodasi ini, proses persiapan akhir Asian Games Aichi-Nagoya 2026 terus bergulir sesuai rencana. Pesta olahraga terbesar di Asia ini dijadwalkan akan dibuka pada 19 September dan berlangsung hingga 4 Oktober di Prefektur Aichi dan Nagoya, Jepang.










Tinggalkan komentar