politicanews.id – Bursa transfer Liga Super Indonesia kembali dihangatkan dengan kabar merapatnya bek tangguh Paulo Ricardo ke kubu Garudayaksa FC. Eks pilar Persija Jakarta ini tak main-main dengan keputusannya. Ia langsung menggebrak dengan janji seratus persen dedikasi untuk klub barunya, menandai babak baru dalam karier profesionalnya yang penuh tantangan.
Ricardo menyatakan kegembiraannya bisa menjadi bagian dari keluarga besar Garudayaksa. "Saya sangat bahagia dan bangga bisa menjadi bagian dari keluarga besar Garudayaksa FC. Ini adalah petualangan baru yang saya nantikan. Saya siap mengerahkan seluruh kemampuan terbaik di setiap laga demi membantu tim meraih target ambisius musim ini," tegas Ricardo, seperti dikutip dari laman resmi I.League.

Sebagai juara Liga 2 yang baru promosi ke kasta tertinggi, Garudayaksa memang tak main-main dalam mempersiapkan diri. Kedatangan Ricardo menjadi rekrutan ke-13 mereka, menunjukkan keseriusan tim dalam membangun skuad kompetitif. Ia bergabung dengan deretan nama-nama mentereng lain yang telah lebih dulu merapat, seperti Daffa Fasya, Theo Numberi, Alfharezzi Buffon, Alfriyanto Nico, Alfin Kelilauw, Septian David, Septian Bagaskara, Muhammad Sihran, Wahyu Prasetyo, Ryo Matsumura, Najeeb Yakubu, dan Dominik Holec. Ini adalah sinyal kuat bahwa Garudayaksa siap bersaing ketat di Liga Super.

Related Post
Sebelum berlabuh ke Garudayaksa, Ricardo sempat menjadi tembok kokoh bagi Persija Jakarta. Ia mencatatkan 11 penampilan dan menyumbang satu gol, turut berkontribusi membawa Macan Kemayoran finis di posisi tiga besar dengan koleksi 71 poin. Perpisahan dengan Persija pun tak luput dari perhatian. Melalui akun Instagram pribadinya, bek asal Brasil itu menyampaikan salam perpisahan yang menyentuh untuk The Jakmania. "Bersyukur! Terima kasih Persija. The Jakmania, sungguh luar biasa atmosfer yang saya saksikan. Sayang kalian semua!" tulisnya, menunjukkan ikatan emosional yang kuat.
Tak hanya di lini pemain, Garudayaksa juga serius di kursi pelatih. Milos Joksic, arsitek asal Serbia dengan segudang pengalaman di kancah sepak bola Asia Tenggara, khususnya di Thailand, akan memimpin tim. Filosofi dan strateginya diharapkan mampu membawa Garudayaksa berbicara banyak di Liga Super musim depan.










Tinggalkan komentar