Akhirnya Aceh Barat Tuntaskan Amukan Api Karhutla

Akhirnya Aceh Barat Tuntaskan Amukan Api Karhutla

politicanews.id – Kabar gembira datang dari Aceh Barat setelah dua pekan terakhir berjibaku melawan amukan si jago merah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD setempat memastikan seluruh titik api kebakaran hutan dan lahan karhutla yang melanda lima kecamatan kini telah berhasil dipadamkan sepenuhnya. Plt Kepala BPBD Aceh Barat Teuku Ronal mengungkapkan rasa syukurnya Alhamdulillah saat ini seluruh lokasi kebakaran lahan di Aceh Barat sudah padam 100 persen menandai berakhirnya operasi penanganan intensif.

Upaya keras tim gabungan membuahkan hasil gemilang setelah total 34.1 hektare lahan yang terbakar di berbagai wilayah berhasil dikendalikan. Data BPBD merinci Kecamatan Bubon menjadi salah satu area terdampak paling parah dengan 15 hektare lahan di Desa Berawang dan 10 hektare di Desa Kuta Padang Layung hangus dilalap api. Sementara itu di Kecamatan Samatiga Desa Cot Seumeureung juga tidak luput dari bencana dengan empat hektare lahan terbakar.

Akhirnya Aceh Barat Tuntaskan Amukan Api Karhutla
Gambar Istimewa : img.antaranews.com

Tidak hanya di dua kecamatan tersebut api juga sempat melalap area di Kecamatan Johan Pahlawan meliputi satu hektare di Desa Lapang dan 0.5 hektare di Desa Seunebok. Di Kecamatan Meureubo dua titik di Desa Ujong Tanoh Darat masing-masing seluas 1.6 hektare dan satu hektare juga berhasil dipadamkan. Terakhir satu hektare lahan di Desa Gunong Pulo Kecamatan Arongan Lambalek juga telah sepenuhnya bebas dari jilatan api.

COLLABMEDIANET

Teuku Ronal menjelaskan bahwa Kecamatan Bubon dan Samatiga menjadi prioritas utama penanganan mengingat luasnya area yang terdampak. Operasi pemadaman di kedua wilayah ini dilakukan secara intensif dan tanpa henti hingga seluruh bara api benar-benar padam dan situasi dinyatakan aman terkendali.

Meskipun seluruh kebakaran telah berhasil dituntaskan BPBD Aceh Barat tetap menyerukan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Ancaman karhutla masih mengintai terutama saat musim kemarau panjang dan perubahan arah angin yang tidak menentu. Masyarakat juga diingatkan keras untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar karena tindakan tersebut dapat memicu kemunculan titik api baru yang berpotensi meluas menjadi bencana besar.

Kami berharap masyarakat ikut menjaga lingkungan dan segera melaporkan jika menemukan indikasi kebakaran agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat tegas Teuku Ronal. Partisipasi aktif warga menjadi kunci utama dalam mencegah terulangnya tragedi kebakaran lahan di masa mendatang.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar