Politica News – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur bergerak cepat melaporkan sebuah akun TikTok palsu yang mencatut nama institusi mereka. Laporan ini ditujukan langsung kepada pihak TikTok agar akun tersebut segera ditindak dan dihapus dari platform.
Fery Iswandi, Koordinator Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya (Pensosbud) KBRI KL, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berupaya melaporkan akun tersebut melalui fitur yang tersedia di TikTok. "Kami sudah coba report di platform TikTok tentang akun tersebut untuk di-take down. Kami juga akan laporkan akun tersebut ke perwakilan TikTok," ujarnya kepada politicanews.id, Sabtu.

Imbauan kewaspadaan terhadap akun palsu ini juga telah disebarluaskan di lingkungan KBRI Kuala Lumpur, khususnya di area pelayanan publik. Langkah ini diambil untuk mencegah masyarakat menjadi korban penipuan yang mungkin dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Related Post
Sebelumnya, KBRI KL telah mengeluarkan peringatan melalui akun Instagram resmi mereka, @indonesiainkualalumpur, pada Jumat malam. Dalam pengumuman tersebut, KBRI KL menegaskan bahwa mereka tidak memiliki akun TikTok dan tidak pernah meminta data pribadi melalui media sosial atau aplikasi pesan instan seperti WhatsApp.
Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan tidak mudah percaya terhadap akun-akun media sosial yang mengatasnamakan KBRI Kuala Lumpur. Jika menemukan aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwenang atau langsung menghubungi KBRI KL untuk mendapatkan klarifikasi.










Tinggalkan komentar