Politica News – Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, mengumumkan kabar gembira bagi para pemudik. Tingkat kemantapan jalan nasional non-tol mencapai 93,5%, siap mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.
Secara nasional, jaringan jalan nasional non-tol yang menjadi tanggung jawab Kementerian PU mencapai sekitar 47.603 km. "Kementerian PU berkomitmen memastikan kesiapan infrastruktur serta layanan pendukungnya melalui Instruksi Menteri PU Nomor 01 Tahun 2026," ujar Dody di Jakarta, Kamis. Instruksi ini menjadi pedoman bagi seluruh unit kerja dalam menghadapi periode mudik Lebaran.

Jalan nasional non-tol menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat, terutama di koridor utama Pulau Jawa dan Sumatera. Selain itu, jaringan jalan tol operasional saat ini mencapai sekitar 3.115 km, terdiri dari 76 ruas jalan tol di seluruh Indonesia. Jaringan ini dilengkapi dengan 136 Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP)/ rest area, 581 gerbang tol, serta dikelola oleh 54 Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

Related Post
Selama periode mudik dan balik Lebaran, akan difungsionalkan 10 ruas jalan tol tambahan dengan total panjang sekitar 291 km serta 15 TIP fungsional pada 9 ruas jalan tol. Kementerian PU memastikan kesiapan infrastruktur jalan nasional non-tol dan jalan tol untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran Tahun 2026.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi sebelumnya memproyeksikan bahwa mobil pribadi akan menjadi moda transportasi yang paling banyak digunakan masyarakat selama periode angkutan Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Menhub menyebutkan, berdasarkan survei pemerintah, penggunaan mobil pribadi mencapai sekitar 25,98% dari total proyeksi pergerakan masyarakat selama periode angkutan Lebaran 2026. Secara keseluruhan, jumlah masyarakat yang diperkirakan melakukan perjalanan mencapai sekitar 143,9 juta orang di berbagai wilayah Indonesia. Setelah mobil pribadi, moda transportasi yang paling banyak digunakan berikutnya adalah sepeda motor dan bus.








Tinggalkan komentar