Lebaran Aman: Kementan Imbau Tak Panik Belanja!

Lebaran Aman: Kementan Imbau Tak Panik Belanja!

Politica News – Kementerian Pertanian (Kementan) gencar mengedukasi masyarakat untuk berbelanja pangan secara bijak dan tidak panik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah potensi peningkatan permintaan.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementan, Moh. Arief Cahyono, menyampaikan imbauan ini melalui talkshow interaktif "Tani On Stage" bertajuk "Belanja Pangan Tanpa Panik, Belanja Bijak itu Asyik!". Acara ini menjadi bagian dari Gerakan Pangan Murah (GPM) yang bertujuan menstabilkan pasokan dan harga pangan selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

 Lebaran Aman: Kementan Imbau Tak Panik Belanja!
Gambar Istimewa : img.antaranews.com

Arief menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap upaya pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan. Program sosialisasi ini diharapkan dapat meredam kekhawatiran dan mendorong perilaku belanja yang rasional.

COLLABMEDIANET

Direktur Kewaspadaan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Nita Yulianis, turut meyakinkan masyarakat bahwa stok pangan nasional dalam kondisi aman. Ia mengimbau agar masyarakat tidak melakukan panic buying yang justru dapat mengganggu distribusi di pasar.

Sementara itu, Direktur Hilirisasi Hasil Hortikultura Kementan, Freddy, memastikan ketersediaan komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang merah mencukupi hingga setelah Lebaran. Ia menjelaskan bahwa fluktuasi harga lebih banyak dipengaruhi faktor cuaca yang dapat menghambat panen dan distribusi.

Praktisi keamanan pangan, Risky Aprillian, mengingatkan pentingnya perencanaan belanja dan pengelolaan makanan yang baik, terutama untuk produk pangan asal hewan. Ia juga menekankan pentingnya memahami konsep ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal) dalam memilih pangan.

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman, sebelumnya telah menegaskan bahwa stok pangan nasional hingga Maret 2026 berada dalam kondisi aman, termasuk beras yang mencapai 3,7 juta ton.

Kementan juga mengklaim bahwa sembilan komoditas pangan pokok strategis telah mencapai swasembada, meliputi beras, gula konsumsi, cabai besar, cabai rawit, jagung, minyak goreng, daging ayam, telur ayam, dan bawang merah. Diharapkan dengan upaya edukasi ini, masyarakat dapat merayakan Ramadhan dan Idul Fitri dengan tenang dan sehat.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar