Politica News – Sepekan terakhir, isu ekonomi menjadi sorotan utama, mulai dari kebijakan Work From Anywhere (WFA) saat Lebaran hingga kabar gembira terkait Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Berikut rangkuman berita ekonomi yang dirangkum tim politicanews.id:
Pemerintah telah menetapkan kebijakan WFA untuk periode libur Lebaran 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan fleksibilitas bagi para pekerja sekaligus menjaga kelancaran arus mudik dan balik. Pemerintah juga mengimbau perusahaan untuk tidak mengurangi jatah cuti tahunan karyawan yang memanfaatkan fasilitas WFA ini. Skema WFA akan berlaku pada 16-17 Maret 2026 (arus mudik) dan 25-27 Maret 2026 (arus balik).

Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H, Kementerian Pertanian (Kementan) meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit hewan ternak. Langkah-langkah yang diambil meliputi peningkatan kesiapsiagaan nasional, koordinasi lintas wilayah, dan penguatan deteksi dini untuk mencegah penyebaran penyakit hewan menular strategis. Hal ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan keamanan pasokan hewan ternak selama bulan Ramadhan dan perayaan Idul Fitri.

Related Post
Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo berpesan agar Thomas Djiwandono dapat bekerja dengan sungguh-sungguh untuk kepentingan rakyat, bangsa, dan negara. Pesan ini menekankan pentingnya pengabdian kepada negara dan fokus pada kepentingan rakyat dalam setiap kebijakan yang diambil.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 akan mencapai 5,6 persen. Optimisme ini didorong oleh adanya program diskon transportasi selama periode libur Hari Besar Nasional (HBN) Idul Fitri 2026. Stimulus diskon ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi. "Kami kasih diskon itu agar menggeret perekonomian," ujar Purbaya.
Kabar gembira bagi para ASN, TNI, dan Polri! Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp55 triliun untuk THR tahun 2026. THR ini ditargetkan dapat disalurkan pada awal bulan Ramadhan. "Ada pasti nanti (pencairan THR ASN). Tapi, saya tidak tau tanggal pastinya, yang jelas di awal-awal puasa kita harapkan udah bisa kita salurkan," kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Pencairan THR yang lebih awal diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian.








Tinggalkan komentar